Bisnis Jasa Parkir
CentrePark Targetkan Penambahan 100 Lahan Parkir Baru Tiap Tahun
Peluang bisnis jasa parkir yang terbuka lebar membuat CentrePark mematok pertumbuhan pendapatan rerata 30-40 persen per tahun.
Penulis: | Editor: Ichwan Chasani
WARTAKOTA, PALMERAH --- Jumlah kendaraan yang terus melonjak tiap tahun berdampak pada potensi bisnis perparkiran. Di Jakarta, setiap harinya ada 18 juta kendaraan bermotor yang beredar di jalanan.
Berdasarkan data yang dikutip dari BPS DKI Jakarta 2016, jumlah kendaraan bermotor rata-rata tumbuh 5 persen selama 5 tahun. Sementara panjang jalan hanya bertambah kurang dari 0,1 persen. Komposisi lalu lintas secara umum adalah sepeda motor 73,92 persen, mobil penumpang 19,58 persen, mobil beban 3,83 persen, mobil bus 1,88 persen, dan kendaraan khusus 0,79 persen.
Kondisi itu membutuhkan kantong-kantong parkir yang strategis dan nyaman serta mampu menampung belasan juta kendaraan.
PT Centrepark Citra Corpora (CentrePark) boleh jadi satu-satunya perusahaan manajemen parkir (parking management) buatan anak bangsa yang masih bertahan hingga saat ini. CentrePark telah mengelola sedikitnya 300 lokasi parkir di seluruh kota besar di Indonesia.
Presiden Direktur PT Centrepark Citra Corpora, Charles Oentomo, optimistis bisnis pengelolaan parkir ke depan masih menjanjikan. Selain kian massifnya pembangunan ruang publik, gedung perkantoran dan hunian apartemen di tengah kota, kebijakan pemerintah untuk menaikkan tarif parkir juga diprediksi bakal mampu meningkatkan nilai investasi bisnis parkir.
Peluang bisnis jasa parkir yang terbuka lebar tersebut, CentrePark mematok pertumbuhan pendapatan rerata 30-40 persen per tahun. Guna mengejar target tersebut, Charles bilang, pihaknya akan menambah 100 lahan parkir baru setiap tahun.
Teknologi Mutakhir
CentrePark belakangan kian serius membangun perlengkapan properti parkir dengan membenamkan sejumlah teknologi mutakhir di kelasnya. Diantaranya sistem automasi pembayaran parkir berteknologi Automation Payment System (APS) dan Parking Guidance System (PGS).
Charles menyebut dua teknologi itu dipersiapkan untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelegence, bis data dan robotic. “Karena itu kami selalu berupaya untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi automasi, salah satunya melalui penerapan sistem payment yang kami hadirkan. Kami juga didukung penuh oleh HUB parking tegnology dan ParkHelp,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/1).
Sistem APS yang ditawarkan oleh CentrePark ini terdiri dari dua jenis, yaitu yang merupakan hasil buatan dalam negeri (APS Eco) dan rakitan luar negeri (APS ZEAG). Teknologi ini memudahkan transaksi pembayaran parkir bisa melalui mesin tanpa harus menambah biaya operational atau SDM, karena pengguna parkir tinggal melakukan tap out barcode yang tersedia di gate keluar.
Kedua alat tersebut juga sudah bisa digunakan untuk pembayaran parkir bagi pengguna kartu electronic money seperti Flazz BCA, E-Money Mandiri, Breeze BRI, dan TapCash BNI. Rencananya teknologi APS CentrePark akan diterapkan di area parkir Palembang Indah Mall dan beberapa lokasi Mall lainnya.
Penerapan teknologi ini diklaim Charles dapat mengurangi dampak kemacetan yang ditimbulkan saat menunggu uang kembalian di pos parkir. Ia juga menyebut penerapan teknologi unggul di CentrePark mampu membuat bisnisnya lebih efisien mengingat bisnis pengelolaan parkir biaya pekerja menjadi beban tetap yang tertinggi.
“Selain sebagai inovasi perusahaan untuk memberikan solusi di bidang perparkiran, teknologi tersebut juga bentuk dukungan kami terhadap kebutuhan Smart Teknologi di negeri sendiri dengan cara mengikuti perkembangan jaman arahnya kemana,” katanya.
Bersaing dengan asing
CentrePark lahir lantaran kegelisahan Charles terhadap bisnis jasa perparkiran di Indonesia yang dikuasai asing selama 17 tahun. Lulusan S1 Teknologi Informasi dari Universitas Bina Nusantara, Jakarta ini bertekad mendirikan perusahaan perparkiran sejenis yang dikelola oleh para profesional Indonesia dan mempekerjakan ribuan karyawan dari bangsa kita sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/centrepark.jpg)