Warga Tawarkan Pilkades Diulang Sebelum Beraksi Tutup Jalan dengan Beton Dilengkapi Beling

Karena berada di lahan pribadi, usaha untuk membuka kembali akses jalan itu untuk kepentingan umum tentu saja akan lebih alot.

Warga Tawarkan Pilkades Diulang Sebelum Beraksi Tutup Jalan dengan Beton Dilengkapi Beling
Tribun Jateng
Sebelum jalan ditutup beton, warga menuntut pelaksanaan Pilkades diulang. 

Masyarakat Kabupaten Wonosobo dihebohkan dengan berita penutupan jalan atau pemblokiran jalan alternatif yang menghubungkan Desa Rejosari Kecamatan Kalikajar, dengan Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Masalahnya, pemblokiran itu dilakukan dengan cara menutup jalan menggunakan pagar tembok.

Tak hanya itu, bagian atas tembok setinggi sekitar dua meter itu bahkan ditanami pecahan kaca layaknya pagar berpengamanan tinggi.

Sehingga, bahaya bagi warga jika nekat melompat.

Kejadian itu pun cepat viral ketika diunggah di dunia maya.

Publik pun banyak bertanya, apa yang melatarbelakangi penutupan akses jalan yang menyangkut kepentingan umum itu.

Usut punya usut, pemblokiran jalan itu rupanya buntut dari polemik Pilkades yang berlangsung minggu kedua Desember 2018 lalu.

Hasil perhitungan suara yang memenangkan salah satu calon kepala desa itu rupanya tak memuaskan calon lain yang kalah.

Desa pun sempat bergejolak karena hasil Pilkades yang dianggap tak memuaskan oleh pihak calon tertentu.

Ujungnya, massa pendukung calon menggelar aksi demonstrasi untuk mempermasalahkan hasil Pilkades.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved