Sempat Ingin Keluar dari Persebaya Gara-gara Bonek, Ruben Memilih Bertahan di Bajul Ijo
Ruben Sanadi mengaku amat marah dan kecewa dengan suporter sekaligus loyalis Persebaya Surabaya itu.
Ruben Sanadi memilih bertahan satu musim lagi di Persebaya Surabaya. Namun, siapa sangka bila pemain yang digadang-gadang loyal ini pernah begitu ingin meninggalkan tim karena Bonek.
Kabar mengejutkan itu didapat BolaSport.com dari laman resmi Persebaya Surabaya soal 'hubungan' Bonek dan bek mereka, Ruben Sanadi.
Pemain yang mendapat satu musim kontrak baru dari manajemen klub dengan julukan Bajul Ijo ini sempat tak kecewa dengan sikap yang ditunjukkan Bonek.
Ruben Sanadi mengaku amat marah dan kecewa dengan suporter sekaligus loyalis Persebaya Sruabaya itu.
Kejadiannya terjadi pada awal putaran kedua Liga 1 2018.
Bajul Ijo yang saat itu tengah tertaih-tatih di Liga 1 2018, kembali menelan kekalahan dalam laga away melawan Perseru Serui.
Kekalahan di Stadion Marora, Serui pada pekan ke-18 Liga 1 2018itu sekaligus menjadi kekalahan ketiga mereka secara beruntun.
Sebagai suporter, Bonek jelas kecewa dan marah atas hasil yang diterima klub kebanggaannya tersebut.
Lantas Bonek meluapkan kekecewaannya dengan menghadang bus tim setibanya mereka di Surabaya.
bagai bentuk protes dan kritik mereka terhadap apa yang saat itu ditampilkan Persebaya.
Dalam video, Ruben Sanadi tampak keluar dari bus dengan mimik wajah emosional.
“Saya memang pernah begitu kuat untuk meninggalkan klub ini (Persebaya)," tutur Ruben Sandi.
"Saya marah saat kami diperlakukan seperti itu (bus pemain dihadang sekelompok orang sepulang dari laga away ke Perseru Serui). Sakit sekali," katanya.
Ruben sadar, hal itu datang lantaran dirinya tengah diliputi perasaan emosi.
Pemain asal Papua itu meyakini, hatinya berada di Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ruben-sanadi.jpg)