Mantan Manajer Persibara Banjarnegara Tolak Panggilan PSSI
PSSI meminta pertanggungjawaban Lasmi Indriyani atas pernyataannya di media daring maupun acara "Mata Najwa".
MANTAN Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani menolak untuk menghadiri panggilan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Klien kami, saudari Lasmi Indriyani mendapat surat panggilan dari PSSI untuk menghadiri sidang Komite Disiplin PSSI yang akan digelar hari ini, pukul 14.00 WIB," katanya kata kuasa hukum Lasmi Indriyani, Boyamin Saiman.
Dalam surat tertanggal 24 Desember 2018 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria, mantan Manajer Persibara Banjarnegara itu akan dimintai pertanggungjawaban atas pernyataannya di media daring maupun acara "Mata Najwa".
Dia mengaku telah berdiskusi dengan Lasmi Indriyani dan memutuskan untuk tidak memenuhi panggilan PSSI tersebut.
"Pokoknya kami tidak (akan) hadir karena menurut kami, relevansinya apa dan kebetulan ini (dugaan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola, red.) sudah kami serahkan sepenuhnya ke satgas yang dibentuk Kapolri," katanya.
• Manchester City Pasrah Fabian Delph Dapat Skorsing Tiga Laga
Dengan demikian jika pihaknya memenuhi panggilan PSSI, kata dia, justru akan tumpang tindih karena semua permasalahan tersebut sudah diserahkan ke penegak hukum dari Polri.
"Kami menghindari terjadinya tumpang tindih berbagai lembaga dan kepentingan lain (dalam penanganan dugaan pengaturan skor)," tegasnya.
Lebih lanjut, Boyamin mengatakan perkara dugaan permainan dalam pertandingan sepak bola (match fixing ) telah ditangani oleh satgas yang dibentuk Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, sehingga pihaknya menghormati dan mempercayakan sepenuhnya kepada penegak hukum.
Ia mengharapkan PSSI menghormati dan mendukung langkah Kapolri demi kemajuan sepak bola Indonesia sehingga PSSI semestinya tidak melakukan tindakan lain yang berpotensi intervensi dan mengganggu proses di Kepolisian.
"Kami menghormati Kapolri, biar fokus perhatian semua ke sana. Kami berharap dari PSSI juga begitu, artinya ikut mendukung Kapolri. Kalau seperti ini (memanggil Lasmi Indriyani, red.) justru mengganggu konsentrasi kita juga," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161015-pssi_20161015_230336.jpg)