Tsunami Pantai Anyer

Banyak Korban Tsunami Terendam Lumpur, Cedera Toraks, hingga Trauma

Tragedi tsunami yang terjadi di pesisir Banten pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 menyebabkan ratusan orang luka-luka hingga meninggal dunia.

Banyak Korban Tsunami Terendam Lumpur, Cedera Toraks, hingga Trauma
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Seorang ibu bersama anak kecil di IGD RSUD Berkah Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA -- Tragedi tsunami yang terjadi di pesisir Banten pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 menyebabkan ratusan orang luka-luka hingga meninggal dunia.

Sekretaris Perkumpulan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), Adib Khumaidi menerangkan, banyak dari korban yang meninggal akibat tenggelam.

"Karakteristik dari tsunami itu pasti ada faktor yang kemudian dia terendam lumpur, ketarik air, apsirasi kemudian meninggal," terang Adib di RSUD Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Sedangkan, banyak juga para korban yang mengalami trauma hingga cedera pada bagian thorax atau tulang rusuk akibat tertimpa reruntuhan

"(Banyak kasus) Trauma, Patah tulang, cedera kepala, cedera toraks karena reruntuhan," jelas Adib.

Adib yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu mengatakan tengah fokus pada kondisi pasien dan penanganan lanjutannya.

"Proses penanganan yang kita fokuskan di sini triase, kalau dibutuhkan tenaga medis yang lebih di RS Serang, kalau butuh yg lebih advance di RSCM atau Fatmawati," ujarnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved