Jumat, 10 April 2026

PMII Harap Mahbub Djunaidi Bisa Jadi Pahlawan Nasional

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar launching Mahbub Djunaidi Institut,

Editor: Ahmad Sabran
Biro Pers Istana Kepresidenan
ilustrasi, Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Lahir ke-58 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar launching Mahbub Djunaidi Institut, Senin (17/12/2018).

Kegiatan yang digelar di Gedung Joang Menteng itu juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional yang bertajuk Mahbub Djunaidi For Pahlawan Nasional.

PMII menilai bahwa sosok Mahbub Djunaidi sangat layak untuk mendapat gelar pahlawan nasional.
Sebab, ketua umum pertama PMII itu memiliki banyak prestasi dan konstribusi kepada bangsa Indonesia.

Ketua Umum PB PMII, Agus Mulyono Herlambang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah langkah awal PMII untuk mendorong Mahbub Djunaidi menjadi pahlwan nasional.

Menurutnya, harus ada lembaga khusus yang bertugas mengkaji hal-hal terkait upaya dalam memperjuangkan Mahbub Djunaidi menjadi pahlawan nasional.

Karena itu, PB PMII membentuk Mahbub Djunaidi Institut.

"Wacana ini sudah lama, sekrang kita bentuk lembaga khusus yang akan menkagkaji tentang itu," jelasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa ke depan PMII akan menggelar seminar di daerah-daerah.

Seminar tersebut juga akan melibatkan sejumlah tokoh untuk membhas terkait wacana pahlawan nasional yang ingin disematkan kepada Mahbub Djunaidi.

"Nanti di cabang-cabang dan PKC juga akan membuat seminar-seminar tentang ini," terangnya.

Ketua Umum PB PMII 1977 - 1981, Ahmad Bagja  juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, Mahbub Djunaidi sangat layak menjadi pahlawan nasional.

"Sebenarnya ini sudah terlambat. Mestinya dari dulu Mahbub Djunaidi disematkan sebagai pahlawan nasional," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa Mahbub Djunaidi merupakan sosok yang banyak dikagumi. Khususnya di kalangan NU, PMII hingga jurnalis. Prestasinya sangat banyak.

Saat menjadi ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mahbub Djunaidi telah meletakkan dasar kebebasan pers. Dia memperjuangkan kebebasan informasi dan berpendapat di muka umum.

Hal tersebut tentu dapat menjadi salah satu pertimbangan dan kajian untuk menyematkan gelar pahlawan nasional pada Mahbub Djunaidi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved