Exit Tol Becakayu Kebon Nanas, Dikeluhkan Pengendara Sebagai Biang Kemacetan Baru
Kehadiran Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) memang difungsikan sebagai penanggulan masalah kemacetan, salah satunya di Jakarta Timur.
Penulis: Joko Supriyanto |
"Ya kalo dilihat ini gimana ngak mau macet, dari atas turun langsung motong, nah yang dari UKI tersendat, belum lagi ada yang muter balik, udah makin parah jadinya belum lagi satu jalur sama busway, ya kalo kayak gini kita ngadu ke siapa, cuma bisa mengeluh aja kalo begini," ucapnya.
Meski begitu dirinya berharap ada lagi kajian yang harus dilakukan pihak kontraktor Becakayu yang dalam hal ini KKDM yang merupakan anak perusahaan PT Waskita.
Dengan kembali mengkaji pintu keluar diharapkan bisa mengatasi macet yang sudah hampir sebulan lebih terjadi.
Penyebab kemacetan utama
Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan, saat ini di wilayah tersebut memang menjadi penyebab kemacetan utama untuk di jalan DI Panjaitan.
Karena itu, pihaknya setiap hari menyiagakan petugas untuk membantu mengurai kemacetan yang ada.
"Memang saat ini kondisinya di titik tersebut menjadi macet, tapi kami sudah siagakan dua tim berjaga di lokasi itu," ujarnya.
Menurut Sutimin, kemacetan yang terjadi dikawasan itu disebabkan empat faktor yang ada.
Pertama hilangnya jalur lambat yang sebelumnya ada, keberadaan halte busway, putaran ke arah Kebon Nanas dan pintu keluar tol.
"Memang itu imbas dari yang tadinya dua jalur jadi satu jalur, jadi volumen kendaraan terutama jam sibuk tidak dapat tertampung, terlebih proyek pengerjaan juga masih berlangsung," ucapnya. (JOS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/becakayu.jpg)