otomotif
'Vesparace' Kepedulian Sapma Pemuda Pancasila kepada Komunitas Vespa
Pengurus Pusat Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila, menggelar sebuah acara 'Vesparace Championship 2018' di Sentul.
Penulis: Arie Puji Waluyo |
WARTA KOTA, SENTUL - Sebuah komunitas tentu memerlukan sebuah acara yang bisa membuat mereka bisa menambah wawasan, berbagi ilmu, hingga menambah kenalan serta pertemanan dalam lingkup mereka.
Terlebih sebuah komunitas vespa. Kelompok yang selama ini dikenal solidaritasnya yang erat itu, rupanya jarang dilirik oleh penyelenggara acara untuk membuat mereka berkegiatan.
Kali ini, Pengurus Pusat Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila, menggelar sebuah acara 'Vesparace Championship 2018' di Sentul Internasional Karing Circuit, Sentul, Jawa Barat, Minggu (2/12/2018).
Acara tersebut diketuai oleh Dimas Soesatyo, anak dari Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Ia menjelaskan bahwa alasan Sapma Pemuda Pancasila membuat acara tersebut, dikarenakan pihaknya ingin membuat komunitas vespa dilirik masyarakat Indonesia.
"Setelah kita lihat dan survei, akhirnya kami buat acara ke Vespa. Karena vespa ini termasuk komunitas yang besar di Indonesia untuk sepedah motor setelah Harley Davidson lah. Terus juga tahun ini, komunitas vespa jarang ada acara balap seperti ini," kata Dimas Soesatyo disela-sela acara kepada awak media.
Dimas mengatakan bahwa yang menyukai motor vespa terdiri dari segala usia, golongan, hingga kalangan dari lapisan masyarakat Indonesia.
Bagi Dimas, motor vespa memiliki nilai histori bagi pemiliknya, serta juga memiliki solidaritas yang erat di jalanan. Sehingga, acara untuk komunitas vespa, sama saja memberikan wadah bagi mereka untuk bersilaturahmi dengan komunitas lainnya.
"Makanya kita itu mengejar branding Sapma Pemuda Pancasila itu bisa dikenal sebagai salah satu garda terdepan pendukung olahraga otomotif khususnya vespa. Acara ini sebagai wadah bagi para penyuka balap khususnya vespa, untuk bisa menuangkan bakatnya," ucapnya.
Dimas menjelaskan kalau pihaknya hanya mempersiapkan acara tersebut hanya dalam waktu dua bulan saja. Namun, karena visi dan misinya untuk memenuhi keinginan komunitass vespa, acara 'Vesparace Championship 2018' bisa diselenggarakan.
"Tadinya mau tahun depan, tapi kita lihat agenda vespa dari temen-temen komunitas yaa tahun ini nggak ada sama sekali agenda vespa balap. Akhirnya kita pikir bagus kalau membuat acara di akhir tahun itu pasti peminatnya sangat banyak. Terbukti, terhitung ratusan peserta mengikuti vespa balap ini," jelasnya.
Dimas menerangkan kalau Vesparace ini membuat sebuah perlombaan dengan 13 kelas, dari pemula hingga yang mahir dalam balapan menggunakan vespa.
Sehingga, Dimas bersama dengan Sapma Pemuda Pancasila menyediakan total hadiah mencapai Rp. 65 juta untuk lima juara dari 13 kelas tersebut.
Juara pertama mendapatkan hadiah Rp. 3 juta, juara dua Rp. 2 juta, juara tiga Rp. 1 juta, juara empat R. 750 ribu, dan juara kelima meraih hadiah Rp. 500 ribu.
"Udah ada rencana juga akan dibuat seri. Karena kita harapannya mau buat tiap tahun juga, melihat animo masyarakat dan anggota komunitas vespa juga tinggi. Semoga ini bisa jadi pelopor untuk dibuat seri ke depannya," ujar Dimas Soesatyo.
Sementara itu, Yedidiah Soerjosoemarno selaku Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila bahwa pihaknya peduli terhadap solidaritas pengguna biasa dan juga anggota vespa di jalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vespa1.jpg)