Breaking News:

Kota Tangerang Tuan Rumah Pertemuan Peranakan Tionghoa Tingkat Asia

Kota Tangerang berkesempatan menjadi tuan rumah acara 31st Peranakan Convention yang diikuti ratusan delegasi dari 10 negara di benua Asia.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dalam sambutannya pada pembukaan 31st Peranakan Convention, Sabtu (24/11/2018), menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan yang diberikan kepada Kota Tangerang untuk menjadi tuan rumah event internasional tersebut. 

KOTA Tangerang berkesempatan menjadi tuan rumah acara 31st Peranakan Convention.

Acara 31st Peranakan Convention diikuti ratusan delegasi dari 10 negara di benua Asia, termasuk di dalamnya adalah Indonesia.

Acara 31st Peranakan Convention mengusung tema Exploring The Root of Peranakan tersebut berlangsung pada 24 November 2018.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dalam sambutannya pada pembukaan 31st Peranakan Convention menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan yang diberikan kepada Kota Tangerang untuk menjadi tuan rumah event internasional tersebut.

"Welcome to Tangerang City, Banten, Indonesia," ujar Sachrudin di Novotel Tangerang, Sabtu (24/11/2018).

"Suatu kehormatan bagi kami atas kesempatan untuk menunjukan keramah tamahan masyarakat Kota Tangerang di mata dunia," sambungnya.

Sachrudin menjelaskan keberadaan suku Tionghoa di Kota Tangerang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan sebagai bagian dari kebhinekaan yang ada di kota berjuluk seribu industri sejuta jasa ini.

"Sejak tahun 1407 sudah tinggal di Tangerang dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari negara kesatuan Indonesia," ucap Sachrudin.

Pada acara yang dibuka dengan atraksi Naga Nusantara tersebut, Sachrudin juga mengajak para delegasi dari berbagai negara untuk dapat berkunjung ke salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Tangerang yang juga menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat dari Suku Tionghoa.

"Di Tangerang ada kawasan Pasar Lama, dimana menjadi bukti keberagaman budaya yg ada di kota Tangerang," katanya.

Ketua Pelaksana 31st Peranakan Convention, Hudaya Halim, menjabarkan salah satu alasan digelarnya kegiatan tersebut.

Yaitu, untuk memperkenalkan budaya Indonesia dalam hal ini Kota Tangerang untuk dapat lebih dikenal di mata internasional.

"Our mission to make a peace and harmony for our nation," papar Hudaya. (dik)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved