VIDEO: Protes Pemagaran Pasar Cisalak, Warga Pasang Spanduk 50 Meter

Spanduk penolakan dibentangkan di samping gedung Pasar Cisalak, Kota Depok, Minggu

Setelah berhasil menghentikan pengerjaan lanjutan pemagaran tembok di area Pasar Cisalak, Sabtu (17/11/2018) kemarin, ratusan warga sekitar juga memasang spanduk sepanjang 50 meter dan selebar sekitar 1 meter, sebagai bentuk penolakan pengerjaan pemagaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tersebut.

Spanduk penolakan dibentangkan di samping gedung Pasar Cisalak, tepatnya di pertemuan antara ruas Jalan Gadog dan Jalan Uhan di RW 6, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (18/11/2018).

Tulisan di atas spanduk berbunyi diantaranya 'Pajak Kami Menghidupimu, Hidup Kalian Membebani Kami'. Lalu 'Hormati Sertifikat Kami Juga' serta 'Kami Rakyat-Warga Jangan Diganggu'.

Tulisan tampak di tulis tangan dengan cat merah di atas spanduk warna putih.

"Spanduk ini sengaja di pasang warga agar Pemkot Depok, tak perlu coba-coba lagi melanjutkan pemagaran. Sebab sudah kesekian kalinya warga menghentikan pengerjaan pemagaran yang mulai masuk ke depan rumah atau tempat usaha warga," kata Sejati, warga RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, kepada Warta Kota, Minggu (18/11/2018).

Ia menjelaskan selama Pemkot Depok melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) tidak membatalkan rencana pemagaran, maka ketegangan dan situasi kurang kondusif akan terus terjadi di sana.

Sebab warga akan terus berjaga-jaga untuk memastikan kelanjutan pemagaran tidak masuk ke ruas jalan di depan rumah dan tempat usaha warga.

Sebelumnya ratusan warga di sekitar area Pasar Cisalak yakni di RT 3/6 dan RT 2/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok kembali berhasil menghentikan pengerjaan pemagaran tembok area Pasar Cisalak di ruas jalan yang dianggap warga adalah jalan umum, Sabtu (17/11/2018).

Sejumlah pekerja dengan didampingi kepolisian dan petugas Satpol PP Depok yang mencoba melanjutkan pemagaran, tak kuasa menahan halauan dari warga.

Warga berhasil mengusir belasan pekerja dari sana.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved