Warga Luar Batang Keluhkan Saluran Air Tersumbat
Ketua RT 03/RW 03 Penjaringan, Samsukur (73) mengatakan mampatnya saluran air di permukimannya sudah terjadi sejak jebolnya tanggul pada tahun 2017
Penulis: Junianto Hamonangan |
Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan
PENJARINGAN, WARTA KOTA -- Warga Luar Batang tepatnya di RT 03/RW 03, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengeluhkan saluran air yang tersumbat. Sehingga kawasan itu rawan tergenang saat hujan deras melanda.
Ketua RT 03/RW 03 Penjaringan, Samsukur (73) mengatakan mampatnya saluran air di permukimannya sudah terjadi sejak jebolnya tanggul pada tahun 2017 silam.
Air pun tidak dapat mengalir sebagaiman mestinya.
“Kalau lagi hujan, (genangan) paling sampai di jalan depan rumah warga. Soalnya gotnya kurang jalan,” ungkapnya, Senin (12/11).
Alhasil genangan pun tidak dapat terhindarkan saat hujan deras melanda. Bahkan ketika hujan beberapa waktu lalu, permukimannya sempat tergenang setinggi 10-20 cm dan baru surut beberapa jam kemudian.
“Surutnya yah nggak lama, nggak cepet. Yah satu jam berhentinya hujan, udah surut karena got jalan hanya kurang lancar. Got itu harus dituntaskan ke jalan keluar. Jadi got yang mampet itu lumpurnya harus diangkat,” katanya.
Sebenarnya kendala tersebut bisa diatasi dengan cara kerja bakti. Namun hal itu sulit untuk dilakukan dalam skala besar seperti tingkat RW. Pasalnya jika hanya dilakukan untuk tingkat RT, permasalahan itu tidak akan selesai.
Lurah Penjaringan Depika Romadi mengakui di kawasan itu memang kurang untuk kegiatan kerja bakti. Padahal kerja bakti khususnya membersihkan saluran sangat penting pada saat musim hujan seperti sekaranh ini.
“Kerja bakti di RW 03 kurang tapi ada RT tertentu yang jalan tapi ada juga yang belum, paling nanti saya imbau untuk kerja bakti,” ungkap Depika.
Saluran air di kawasan Luar Batang tidak seperti pada umumnya karena berada di bawah permukaan laut. Sehingga air tidak bisa mengalir dengan cepat dan butuh bantuan pompa agar berjalan efektif.
“Kalau lihat di kampung biasa kan lebih tinggi dari waduk, kalau di situ nggak terlalu tinggi sama rumah pompa, pakai pompa jalan (lancar),” sambungnya.
Apalagi saluran air di kawasan tersebut pada awal tahun 2018 sempat diperbaiki. Tidak hanya diperlebar namun juga diperdalam agar bisa menampung debit air dan mengalirkannya.
“Kemarin udah ada perbaikan saluran dari awal tahun, RW 02 dan RW 01 ke tempat tanggul jebol, baru itu saluran, udah dibenerin, 60 cm lebarnya, dalamnya hampir setengah meter. Kemarin peninggian jalan juga langsung nurap saluran,” katanya. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20181112warga-luar-batang-keluhkan-saluran-air-tersumbat.jpg)