Proyek Jalan Tol
Lurah Bambu Apus Minta Tanah Warga yang Kebanjiran Akibat Proyek Tol Cinere-Serpong Dibebaskan
"Kalau bisa pengennya digusur, kena pembebasan, cuma pihak CSJ (PT Cinere Serpong Jaya) dan Wika belum bisa, tapi saya memohon."
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
WARTA KOTA, TANGERANG --- Lurah Bambu Apus, Subur meminta pihak terkait dari proyek Tol Cinere Serpong untuk membebaskan sebagian rumah di Jalan Oscar II, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan.
Pasalnya, sebanyak lima rumah dengan lima kepala keluarga itu kebanjiran setelah proyek tol tersebut dilaksanakan.
"Kalau bisa pengennya digusur, kena pembebasan, cuma pihak CSJ (PT Cinere Serpong Jaya) dan Wika belum bisa, tapi saya memohon," kata Lurah Subur, Jumat (9/11/2018).
Baca: 86 Pemilik Bidang Terdampak Proyek Jalan Tol Sunter-Pulogebang Pertimbangkan Harga Rumah
Lurah Subur menjelaskan, alasan pihak CSJ dan Wika tidak membebaskan lima rumah itu karena kelimanya tidak dilewati area Tol Cinere Serpong.
"Tapi kan ini kemanusiaan karena saya pengennya dibebasin," katanya.
Untuk sementara, lurah meminta kepada para pihak terkait untuk membenahi saluran air di area tersebut.
Alasannya, masalah banjir kerap menghantui sejak memasuki musim penghujan.
"Saya sudah bilang ke mandornya dari pihak CSJ, saya minta saluran airnya dibenarkan dulu supaya air tidak masuk ke rumahnya," ujarnya.
Baca: 456 Bangunan Warga di Kota Bekasi Kena Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sisi Selatan
Seperti diberitakan sebelumnya, lima rumah ditambah satu masjid mengalami banjir sekitar satu meter, beberapa rumah pun harus terendam akibat air masuk ke dalam.
Beberapa rumah itu berada sekitar tiga meter dari proyek tol Cinere Serpong yang berada tepat di depannya.
Akses jalan yang penuh tanah merah pun menjadi lumpur setelah hujan turun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/genangan-air-hujan_20181022_094552.jpg)