456 Bangunan Warga di Kota Bekasi Kena Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sisi Selatan

456 bangunan warga di tiga kelurahan di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, bakal terkena proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II sisi selatan.

456 Bangunan Warga di Kota Bekasi Kena Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sisi Selatan
Tribunnews.com
Kemacetan terjadi di Tol Jakarta-Cikampek. Jasa Marga selain membangun jalan tol layang, juga membangunan tol sisi selatan untuk mengurai kemacetan. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sebanyak 456 bangunan warga di tiga kelurahan di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, bakal terkena proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II sisi selatan.

Tol ini membentang dari Jatiasih Kota Bekasi hingga Sadang, Kabupaten Purwakarta, sepanjang 62 kilometer dengan melintasi 33 kelurahan/desa dari 12 kecamatan di wilayah Jawa Barat.

Sekretaris Camat Bantargebang, Riadi Endra Lesmana, mengatakan, tiga kelurahan di wilayah setempat yang terkena proyek nasional ini adalah Bantargebang, Sumurbatu, dan Cikiwul. Bila ditotal, luas yang dibutuhkan di wilayah setempat mencapai 16 hektare.

"Keberdaan tol ini merupakan solusi untuk mengentaskan kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek yang eksisting saat ini," kata Riadi saat acara sosialisasi proyek strategis nasional pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II sisi selatan di Perumahan Vida, Bantargebang, Kamis (11/10/2018) siang.

Dalam kesempatan itu, hadir perwakilan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kelurahan, kecamatan setempat.

Masyarakat yang diundang dalam agenda tersebut diundang berdasarkan data Dokumen Penyusunan Pengadaan Tanah (DPPT) yang dikeluarkan PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan selaku pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

Sementara Bantargebang masuk dalam salah satu dari tiga wilayah yang diproyeksikan menjadi lintasan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II di wilayah Kota Bekasi. Sementara dua wilayah lainnya yakni Kecamatan Mustikajaya dan Jatiasih.

"Kami selaku pemerintah daerah dan masyarakat mendukung rencana pembangunan tol ini karena dari Jakarta menuju Bandung yang awalnya bisa sampai dua jam, kini bisa 5-6 jam sampai karena macet lewat tol Jakarta Cikampek," katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Tol Jakarta-Cikampek II sisi selatan pada Kementerian PUPR, Heru Subandoko, mengatakan, sosialisasi dilakukan secara bertahap.

Setelah Kecamatan Bantargebang, pihaknya akan mengundang warga Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya pada Senin (15/10/2018) untuk sosialisasi.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved