Perampok TNI Berusia Remaja di Bekasi Sudah Dua Kali Beraksi
Kepolisian Sektor Tambun terus mendalami kasus perampokan yang dialami anggota Babinsa Desa Lambangsari, Serka Agus Riyanto
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
KEPOLISIAN Sektor Tambun terus mendalami kasus perampokan yang dialami anggota Babinsa Desa Lambangsari, Serka Agus Riyanto di Jalan Baru Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (24/10) dini hari lalu.
Dari kasus itu, penyidik telah mengamankan lima pelaku berinisial IS (22), R (14), S (19), NAN (17) dan SA (17).
Sementara dua pelaku lagi berinisial A dan AR masih diburu polisi.
“Dua pelaku lagi usianya juga masih remaja dan keberadaannya masih dicari penyidik,” kata Kepala Kepolisian Sektor Tambun Komisaris Rahmat Sujatmiko pada Minggu (28/10).
Rahmat mengatakan, pelaku telah melakukan perampokan sebanyak dua kali di wilayah hukum Tambun.
Pada kasus pertama mereka berhasil menggasak sepeda motor korban yang kemudian telah berpindah tangan ke orang lain.
Sampai kini, kata dia, penyidik masih mendalami keterangan lima tersangka yang diamankan.
Sebab berdasarkan penyidikan sementara, keterangan yang mereka sampaikan kepada petugas kadang berubah-ubah.
“Mereka ngakunya pernah ngambil motor warga yang kemudian dijual. Tapi ada pelaku yang ngomong sepeda motornya ditukar ke pelaku lain. Intinya mereka perampok yang dikenal sadis karena tidak segan melukai korbannya,” jelasnya.
Meski demikian, polisi belum mendapat laporan tentang hilangnya sepeda motor warga.
Dia berharap bila ada warga yang menjadi korban kejahatan seperti pencurian sepeda motor agar segera melapor ke polisi untuk ditindaklanjuti.
“Laporan korban yang kehilangan sepeda motor sangat membantu kami dalam penyidikan. Bagi yang merasa kehilangan segera melapor,” katanya.
Menurut dia, kasus pencurian disertai kekerasan seperti ini marak terjadi, terutama di ruas jalan sepi dan gelap.
Dia mengimbau masyarakat agar berhati-hati bila melintasi jalan sepi dan gelap di malam hari.
Bila ragu, sebaiknya warga mencari jalan alternatif lain yang lalu lintasnya ramai. Biasanya pelaku kejahatan seperti ini akan berpikir dua kali beraksi di tempat keramaian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170916-begal-motor_20170916_173518.jpg)