Selasa, 5 Mei 2026

Juarai Denmark Open 2018, Segini Hadiah Uang yang Didapatkan Marcus/Kevin

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhak mendapatkan hadiah senilai USD 57.350 atau setara Rp 870 juta.

Tayang:
PBSI
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus fernaldi Gideon raih gelar juara di Denmark Open 2018 

Laporan Wartawan Wartakotalive, Yosia Margaretta

WARTAKOTA, PALMERAH -- Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil memenangkan laga final Denmar Open 2018 kemarin malam.

Pasangan yang dijuluki The Minions ini berhasil menumbangkan lawannya dari Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam dua gim sekaligus.

Dilansir dari Bolasport.com, pasangan Indonesia itu berhasil mengatasi perlawanan Kamura/Sonoda dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-16.

Mereka pun berhasil mengisi pundi-pundi uangnya dengan hadiah yang diberikan bagi pemenang utama dengan nilai fantastis.

Kemenangan di Denmar Open 2018 ini membuat Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhak mendapatkan hadiah senilai USD 57.350 atau setara Rp 870 juta.

Sementara lawannya Jepang yang menduduki peringkat kedua mendapatkan hadiah senilai USD 27.125 atau setara Rp 441 juta.

Tak ketinggalan, wakil Indonesia yang gugur pada partai semifinal pun tetap mendapatkan hadiah senilai Rp 1509 juta.

Wakil Indonesia tersebut adalah Gregoria Mariska Tunjung, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.  

Senang bisa bayar kekalahan tahun lalu

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil merebut gelar juara dari ajang Denmark Terbuka 2018 BWF World Tour Super 750.

Titel juara diraih Kevin/Marcus setelah menundukkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dengan skor 21-15, 21-16.

Pertemuan di final ini merupakan pertemuan kesepuluh bagi kedua pasangan.

Kemenangan hari ini membuat Kevin/Marcus semakin unggul dalam catatan rekor pertemuan mereka menjadi 6-4.

Dari segi permainan, Kevin/Marcus memang masih mendominasi.

Meskipun sempat beberapa kali tertinggal, Kevin/Marcus mampu kembali mengambil irama permainan dan mengontrol Kamura/Sonoda.

"Kami senang sekali soalnya tahun lalu kami tidak bisa jadi juara, tahun ini kami datang lagi dan bisa juara. Kami cukup puas dengan hasil di turnamen ini, tapi minggu depan kan ada turnamen lagi. Buat kami, masih banyak yang dituju, tiap turnamen itu harus dapat hasil paling maksimal," ujar Marcus yang tahun lalu bersama Kevin menjadi runner up setelah dikalahkan Zhang Nan/Liu Cheng (Tiongkok).

Menurut Kevin, saat ia dan Marcus mengetahui lawan di final, sudah disadari laga akan berjalan ketat. Apalagi melihat rekor pertemuan yang selalu menang kalah.

Karena itulah, keduanya telah mempersiapkan mempersiapkan diri menghadapi Kamura/Sonoda.

"Kamura/Sonoda sangat cepat, pertahanannya rapat. Tadi kami bisa lebih fokus dari mereka, kami tidak kehilangan banyak poin, kami terus bermain menyerang" ujar Kevin.

Kemenangan Kevin/Marcus seolah melepas dahaga di Denmark Open.

Gelar terakhir yang diraih Indonesia di kejuaraan ini adalah pada tahun 2009 silam lewat pemain tunggal putra Simon Santoso.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved