Gempa Donggala Palu

Abdee Negara Kehilangan Sanak Keluarga di Palu dan Donggala

Bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah menyisakan duka bagi musisi dan gitaris grup band Slank, Abdee Negara.

Abdee Negara Kehilangan Sanak Keluarga di Palu dan Donggala
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Abdee Negara 

BENCANA alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah menyisakan duka bagi musisi dan gitaris grup band Slank, Abdee Negara.

Abdee Negara mengaku banyak kehilangan saudara, kerabat, hingga teman-temannya yang menjadi korban dalam bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

"Saya sendiri banyak kehilangan saudara, kerabat, keluarga besar di Sulawesi Tengah. Jadi mereka ada di hampir semua area di sana ya, mulai dari Palu dan Donggala juga. Di sana ada teman dan keluarga lah," kata Abdee Negara ketika ditemui disela-sela jumpa pers Konser 35 Tahun Slank 'Indonesia Wow', di di Salo Innayan Resto Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Kendati demikian, Abdee mengatakan bahwa ia sudah mengevakuasi keluarganya yang ada di Palu dan Donggala.

Bahkan, ia juga sudah memindahkan sanak keluarga ke Makassar.

"Trauma pasti iya. Tapi masyarakat Sulawesi Tengah tuh cukup kuat kok," ucap Abdee yang tidak mau menyebutkan siapa saja sanak keluarganya yang belum ditemukan.

Beruntung, keluarga Abdee di Palu dan Donggala sudah tidak memikirkan apa yang terjadi di tempat tinggalnya.

Sedikit demi sedikit, trauma pun menghilang berkat bantuan dari berbagai pihak.

Sehingga, Abdee tidak perlu membawa keluarganya untuk pindah ke Jakarta, dan berjuang hidup di Ibu Kota Indonesia.

"Tapi sekarang sudah baik kok. Masyarakat sudah mulai bangkit bantuan sudah mulai berdatangan. Apa yang kita lakukan dengan acara donasi dan doa tuh membantu. Menurut saya itu dampaknya sangat besar ketimbang cuma sumbangan makanan untuk saat ini, itu buat mereka bertenaga lah. Semacam obat lah untuk sembuh dari trauma dan bangun lagi lingkungannya," jelasnya.

Lanjut Abdee, pihak keluarganya sudah memiliki peta di Sulawesi mengenai daerah mana saja yang aman dari bencana.

Hal tersebut dikarenakan agar keluarganya, bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Sulawesi Tengah sudah punya map mana saja yang aman danbyang berbahaya. Sebenarnya sudah di mapping tingga kita bantu support pemerintah, untuk bisa merelokasi masyarakat di sana ke wilayah yang aman," ujar Abdee Negara.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved