Sejak Sistem Ganjil-Genap Diberlakukan, Ada 35.000 Kendaraan Ditilang
Sejak sistem ganjil genap diberlakukan di Jakarta, sebanyak 35.000 kendaraan ditilang polisi.
SELAMA 62 hari sistem penerapan ganjil-genap diberlakukan, terhitung ada 35.000 kendaraan ditilang di Jakarta.
Demikian dikatakan AKBP Budiyanto selaku Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya.
"Subnit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya kini telah mencatat ada 35.617 kendaraan ditilang selama sistem ganjil-genap diberlakukan sejak Agustus 2018 atau selama 62 hari hingga kini," jelasnya, Minggu (14/10/2018).
Bila dirinci, sebanyak 8.417 kendaraan ditilang oleh Satwil Lantas Jakarta Timur, 5.845 kendaraan ditilang oleh Subdit Gakum Polda Metro Jaya, serta 4.482 kendaraan oleh Satwil Lantas Jakarta Barat.
"Sementara, sisanya telah tersebar dibeberapa wilayah Jakarta lain Satuan Gatur dan Satuan Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya," jelasnya.
Sedangkan, untuk rincian jalanan yang disebar di 13 titik, yakni Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur yang jadi lokasi paling kerap ditindak yakni 6.173 kendaraan.
Disusul, Jalan Rasuna Said sebanyak 5.845 kendaraan, serta di Jalan S Parman sebesar 4.882.
"Sedangkan, sisanya tersebar di 8 titik jalanan. Dari situ juga, kami telah sita 19.309 SIM serta 16.308 STNK," katanya.
Perpanjangan ganjil-genap
Hingga akhir tahun 2018, perpanjangan terkait sistem ganjil-genap disambut baik di Ditlantas Polda Metro Jaya. Perpanjangan ganjil-genap, dinilai efektif mengurai kemacetan.
"Tak masalah (Perpanjangan Ganjil-Genap), ini kan baik untuk masyarakat," ucap Kombes Pol Yusuf selaku Dirlantas Polda Metro Jaya
Pemerintah DKI Jakarta, mengeluarkan Pergub DKI Nomor 106 Tahun 2018 tentang Sistem Ganjil-Genap. Dalam pergub itu, sistem ganjil-genap akan diperpanjang hingga akhir tahun 2018.
Perpanjangan sistem ganjil-genap diberlakukan Senin-Jumat, pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-20.00.
"Melihat pemberlakuan ini (Ganjil-Genap), bisa membantu penguraian jalan. Kemacetan, juga semakin berkurang. Sementara, di kecepatan kendaraan juga meningkat. Yakin, penggunaan kendaraan pribadi berkurang. Masyarakat juga beralih ke transportasi umum," ungkapnya.
Dicontohkan Yusuf, saat pihaknya melakukan penindakan terhadap ganjil-genap ketika Asian Games di Agustus 2018 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ganjil_20180801_193432.jpg)