Proyek Rumah DP Nol Persen Pondok Kelapa Rencananya Diluncurkan Minggu Ini
Proyek pembangunan rumah dengan DP 0 persen di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, memasuki pemasangan tiang pancang.
Penulis: Joko Supriyanto |
WARTA KOTA, DUREN SAWIT---Proyek pembangunan rumah dengan DP 0 persen di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, memasuki pemasangan tiang pancang. Proges proyek tersebut sudah mencapai 13 persen.
Hal itu terlihat ketika Warta Kota mengunjungi lokasi pembangunan rumah itu di Jalan H Naman Pondok Kelapa.
Ketika mendatangi lokasi, banyak pekerja melakukan proses pembangunan yang sudah memasuki tahap tiga lantai tersebut. Fondasi bangunan sudah terlihat jelas berdiri dengan struktur bangunan yang ada.
Beberapa alat berat terlihat dilokasi, bahkan beberapa alat berat memasang fondasi-fondasi bangunan tersebut.
Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti, mengatakan, rencananya rumah DP nol persen tersebut akan diluncurkan pada Jumat (12/10/2018).
"Rencananya seperti itu, nanti ditunggu undangan resminya saja ya," kata Meli saat dikonfirmasi, Selasa (9/10/2018).
Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory Pinontoan, mengatakan, proses pembangunan rumah DP nol persen saat ini memasuki tahap pembangunan lantai tiga yang direncanakan akan dibangun 21 lantai.
"Saat ini sudah masuk tahap naik ke lantai tiga," kata Yoory.
Yoory mengatakan, setelah tahap tersebut diselesaikan, pada Januari mendatang akan memasuki topping off. Hal itu menandai struktur bangunan tersebut sudah hampir selesai dan selanjutnya proses finishing.
"Kami targetkan Januari mendatang masuk ke topping off. Target kami Juli 2019 sudah selesai," katanya.
PD Sarana Jaya mendesain sebanyak 703 unit pada rumah DP nol persen tersebut, kini jumlah unit diperbanyak menjadi 780 unit.
Jumlah tipe bertambah jika sebelumnya ada dua tipe yakni 21 dan 36. Kini ada tipe baru yaitu tipe Studio 21, tipe one bedroom 24, dan tipe two bedroom 36.
"Semula memang ada dua tipe tapi dengan memaksimalkam koefisien lantai bangunan (KLB) yang ada. Sekarang ada tiga tipe, yaitu seluas 21 meter persegi, 24 meter persegi, dan yang paling besar 36 meter persegi," katanya.
Adapun harga unit yang nantinya dibandrol dengan harga untuk tipe studio 21 Rp 184 juta dan yang paling besar Rp 300 juta.
"Kalau mengikuti peraturan pemerintah khususnya di Jakarta Timur harga jual tidak boleh lebih dari Rp 8,8 juta per meternya. Jadi untuk tipe 21 seharga Rp 184 juta dan tipe 36 Rp 300 jutaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-dp-0-persen_20181009_183712.jpg)