Jumat, 10 April 2026

Koran Warta Kota

Ratna Sarumpaet Ngaku Dihajar di Tempat Gelap

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus calon presiden Prabowo Subianto menemui aktivis Ratna Sarumpaet di suatu tempat di Jakarta, Selasa (2/10).

KETUA Umum Partai Gerindra sekaligus calon presiden Prabowo Subianto menemui aktivis Ratna Sarumpaet di suatu tempat di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Hal itu menyusul terkuaknya aksi penganiayaan terhadap Ratna yang mengakibatkan salah seorang juru kampanye nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu mengalami luka cukup parah di wajahnya.

Dalam pertemuan kemarin hadir pula Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Kepada mereka, Ratna menuturkan apa yang dialaminya.

"Sore ini setelah agak pulih ia (Ratna Sarumpaet) melaporkan ke Pak Prabowo kejadian yang menimpanya. Pak Prabowo didampingi Pak Amien Rais dan Fadli Zon," kata Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

Nanik lalu menuturkan pengakuan Ratna mengenai apa yang menimpa dirinya.

Dikatakan, Ratna dianiaya oleh tiga orang pada 21 September 2018 lalu di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Malam itu Ratna baru saja menghadiri acara konferensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah hotel.

Kemudian Ratna naik taksi bersama peserta dari Sri Lanka dan Malaysia.

"Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah saat dua temannya yang dari luar negeri turun dan berjalan menuju Bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap, dan dihajar habis oleh tiga orang itu, dan diinjak perutnya," kata Nanik.

Setelah dipukuli, Ratna dilempar ke pinggir jalan, sehingga bagian samping kepalanya robek.

Dengan sisa tenaga, Ratna mencari kendaraan menuju rumah sakit di Cimahi serta menelepon temannya seorang dokter bedah, agar langsung ditangani.

Menurut pengakuan Ratna, lanjut Nanik, kejadiannya sangat cepat sehingga sulit mengingat bagaimana urutan kejadiannya.

"Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia kemudian dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Oleh sopir taksi, mbak Ratna diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi," ucap Nanik.

"Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta, dan dalam situasi trauma habis dia harus berdiam diri selama 10 hari. Barulah hari Minggu lalu dia memanggil Fadli Zon ke rumahnya dan baru semalam Fadli Zon melaporkan ke Pak Prabowo, dan hari ini (kemarin) di suatu tempat mbak Ratna menemui Pak Prabowo," tambahnya.

Prabowo: Pengecut

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved