Selasa, 5 Mei 2026

Koran Warta Kota

Selly Memeluk Terus Foto Almarhum Suami

Duka mendalam menyelimuti rumah Muhammad Ikhsan Imban (34) di Komplek Billymoon, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/10).

Tayang:

DUKA mendalam menyelimuti rumah Muhammad Ikhsan Imban (34) di Komplek Billymoon, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Di depan rumah, sebuah tenda putih berdiri dan beberapa karangan bunga duka cita terpajang.

Beberapa orang tampak berbincang.

Di dalam rumah, Selly terus memeluk foto suaminya, Ikhsan.

Ibu dua anak itu hanya bisa pasrah atas kenyataan bahwa suaminya menjadi salah satu korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,4 SR yang mengguncang Kota Palu dan disusul tsunami, Jumat (28/9) petang pukul 17.02.

Saat kejadian, Ikhsan berada di Hotel Roa Roa, Palu.

Hotel itu merupakan salah satu bangunan yang rusak parah akibat gempa di Palu.

Diduga puluhan orang menjadi korban, mengingat hotel yang memiliki 80 kamar itu, pada saat kejadian terdapat 76 kamar yang sedang terisi oleh tamu.

Namun bangunan hotel yang roboh secara bertumpuk menyulitkan evakuasi dan pencarian korban.

Menurut Selly, sebelum gempa terjadi, Ikhsan sempat melakukan panggilan video call.

Ia sempat berbicara dengan Selly dan dua anak mereka.

Ketika itu Ikhsan mengaku sangat rindu ingin bertemu istri dan anaknya.

"Kita sekitar jam 14.30 itu sempat video call, nanyain kabar, biasalah kalau seperti itu. Nanyain juga mau ngerayain ultah anaknya 25 Oktober nanti. Kalau video call biasa saya kasih ke anaknya, karena anaknya itu suka berebutan kalo bapaknya telepon. Dia juga sempat bilang kangen, katanya mau pulang," tutur Selly.

Namun sore harinya, Selly mendapat telepon yang mengabarkan jika terjadi gempa di Palu.

Mendengar kabar tersebut, ia mencoba menghubungi suaminya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved