Selasa, 19 Mei 2026

Pilpres 2019

Mengaku Kerap Dituding Gunakan Isu SARA, Prabowo Subianto Merasa Lebih Pancasilais dari yang Lain

Dia bercerita, ketika menjadi pemimpin komando militer, dirinya memiliki anak buah dari agama lain.

Tayang:
Tim Pemenangan Prabowo-Sandi
Prabowo Subianto saat menghadiri acara silaturrahmi dan ramah tamah bersama para tokoh, pemuka agama dan masyarakat di Convention Hall Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (23/9/2018). 

CALON presiden Prabowo Subianto merasa dituding sebagai pihak yang berkampanye menggunakan isu-isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Padahal, ia malah menganggap pihaknya justru lebih Pancasilais dari yang lain.

"Kita tidak mau SARA. Kita telah di-framing bahwa kita ini yang SARA. Padahal kita mengerti, bahwa kita juga bahkan lebih Pancasilais dari yang lain," ujar Prabowo Subianto di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2018).

Baca: Prabowo dan Jokowi Berpelukan, Peter F Gontha Sudah Tahu Duluan Lewat Mimpi

Ia mengatakan, sejak masih muda dirinya telah disumpah untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Prabowo Subianto menyebut bahwa dirinya juga seorang Muslim. Meski begitu, dia bercerita, ketika menjadi pemimpin komando militer, dirinya memiliki anak buah dari agama lain. Mereka mati dan gugur di bawah komandonya.

"Katolik, mati gugur di bawah komando saya. Protestan, gugur di bawah komando saya," katanya.

Baca: Fachri Albar Ikut Gotong Keranda Jenazah Adiknya untuk Disalatkan

Artinya, dia menyadari keberadaan kaum minoritas yang ikut berjuang demi negara dan bangsa Indonesia.

Prabowo Subianto mengklaim dirinya adalah orang yang sangat paham akan alasan mengapa Indonesia harus berdiri, bersatu, hidup rukun dan damai.

Dirinya juga menyebut, saat ini ada ketidakadilan yang membuat berbagai ketimpangan. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan Pancasila dan cita-cita para pendahulu bangsa.

"Karena cita-cita pendiri bangsa adalah rakyat yang hidup dalam suasana negara merdeka berdaulat adil dan makmur," ucapnya. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved