Senin, 13 April 2026

Koran Warta Kota

M Taufik Yakin Dirinya Gantikan Sandiaga, PKS: Kok Mau Diambil Semua Sama Gerindra

Meski ngotot untuk menduduki kursi DKI-2,Taufik meyakini hal itu tidak akan membuat koalisi antara Gerindra dengan PKS goyah

Instagram/Tribunnews
Ahmad Syaikhu dari PKS dan Muhammad Taufik dari Gerindra 

KEPUTUSAN Presiden mengenai pemberhentian Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah diteken Presiden Joko Widodo. Kursi DKI-2 pun kosong.

Namun Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai politik pengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilgub DKI lalu belum mencapai kata sepakat mengenai sosok yang akan diajukan sebagai Wagub DKI.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohammad Taufik, bersikukuh menggantikan posisi Sandiaga sebagai Wagub.

Taufik beralasan dirinya dan Sandiaga sama-sama berasal dari Partai Gerindra.

"Saya kira kan Pak Sandi dari Gerindra ya, ya udah," katanya, Kamis (20/9).

Meski ngotot untuk menduduki kursi DKI-2 mendampingi Anies Baswedan, Taufik meyakini hal itu tidak akan membuat koalisi antara Partai Gerindra dengan PKS goyah.

"Nggak, ini koalisi nggak akan buyar. Tetap solid. Teman-teman ini jangan menganggap PKS itu partai yang 'kalau nggak begini, terus dia lari'. PKS itu partai besar. Koalisi yang sudah ditentukan saya kira akan tetap berjalan," ujarnya.

Taufik mengaku dirinya tidak ambil pusing dengan polemik yang terjadi antara Partai Gerindra dan PKS terkait posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta, selama masih berpedoman pada undang-undang.

Sesuai ketentuan, partai pengusung bisa mengajukan dua nama kandidat wagub ke DPRD untuk dipilih.

"Kok ribet banget? Kalau saya sih nggak mau ribet. Undang-undang mengatakan dua nama. Usulkan dua nama yang diusulkan oleh partai pengusung yang dipilih DPD, selesai sebenarnya. Kalau mau berpedoman sama itu, nggak usah khawatir," katanya.

Baca: Indonesia Targetkan Rebut 16 Medali Emas Asian Paragames 2018 dan Finis di Peringkat Tujuh

Baca: Ternyata Ini 3 Alasan Mengapa Syahrini Belum Menikah

Taufik sendiri optimis dirinya terpilih sebagai calon yang diusulkan Partai Gerindra.

Namun apabila nantinya ternyata calon yang diusulkan PKS menang di DPRD, Taufik mengaku legowo dengan keputusan tersebut.

"Ya kita sih selama (nantinya PKS) dipilih oleh DPRD, ya harus diakui dong. Kalau saya (yang dipilih), ya harus diakui juga. Jangan dipikir seolah-olah saya pasti menang, enggak. Kan belum tentu, garis tangan nih yang nentuin," ucapnya.

Dua nama

Sementara pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan dua nama kandidat untuk menempati kursi DKI-2, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved