Rabu, 22 April 2026

Tips Gigi Cantik dan Sehat Ala Master Veneer Dokter Gigi Donna Pratiwi

Tips drg Donna Pratiwi ini diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mempunyai gigi yang sehat dan kuat

Penulis: | Editor: MNur Ichsan Arief

WARTA KOTA, PALMERAH  -----Dalam rangka menyambut Peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Palembang, 18-20 September 2018 mendatang.

Master Veneer Dokter Gigi, Donna Pratiwi, Sp.Prosto, ingin berbagi tip cara merawat gigi yang sehat dan kuat, bagi masyarakat yang peduli dengan kesehatan gigi dan perawatan kecantikan gigi.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Donna Pratiwi, wanita  kelahiran Jakarta, 29 September 1976 ini bukanlah nama baru di kalangan kedokteran gigi Indonesia, selain pernah berkarir sebagai dosen Prostodonsia di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof Dr Moestopo Jakarta.

Drg. Donna Pratiwi, Sp.Prosto adalah dokter gigi dengan spesialisasi gigi tiruan yang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1999 yang berpredikasi lulusan dokter gigi spesialis dengan masa pendidikan tercepat dengan menyelesaikan kurikulum pendidikan spesialis 6 semester dalam waktu 2 tahun di FKG-UI pada tahun 2002.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Tip yang diberikannya agar memiliki gigi yang sehatdan kuat diantaranya, Memutihkan gigi dengan Treatment bleaching dan veneer gigi, Ada 2 cara memutihkan gigi yaitu Bleaching dan pemasangan Veneer gigi.

Perbedaan utama antara keduanya adalah bleaching bersifat sementara sedangkan veneer gigi bersifat lebih permanen.

Baca: Mengapa Anda Lebih Sering Digigit Nyamuk Ketimbang Orang Lain? Ini Jawabannya

Baca: 5 Macam Essensial Oil yang Dapat Mengusir Kecemasan dan Stres

Lainnya adalah Meratakan gigi dengan treatment kawat gigi, perawatan meratakan atau merapikan gigi dengan memakai peranti kawat gigi atau yang disebut dengan ortodonti sudah cukup luas dikenal oleh masyarakat kita. disarankan memilih perawatan pemakaian kawat gigi.

Dengan demikian, keaslian gigi akan terjaga dan terpelihara.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Selain itu penggunaan Dental Implant, tidak mengenal batasan usia. Namun ada beberapa kondisi yang menjadi syarat pemasangan Dental Implant .

Dental Implant memerlukan prosedur pembedahan sehingga setiap pasien harus cukup sehat dan memenuhi syarat untuk menjalani proses bedah, dengan kondisi kuatnya tulang pendukung, keberhasilan implant adalah 98%.

Baca: Cinta Diri Sendiri, Cara Jessica Iskandar Dapatkan Bentuk Tubuh Ideal

Baca: Dukung Prabowo-Sandiaga, Ini Alasan Ustaz Arifin Ilham

Kestabilan yang dihasilkan juga memberikan kenyamanan tersendiri.

Dari segi estetik, dental implant yang paling menyerupai gigi asli.

Semua kelebihan ini sangat mendukung percaya diri pasien sehingga menjadikan dental implant pilihan terbaik untuk kasus penggantian gigi.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Selanjuttnya, mlakukan Bleaching, ada 2 cara untuk bleaching gigi yaitu dengan Bleaching in Office Bleaching dan Bleaching at Home.

Keduanya menggunakan bahan aktif peroksida, baik itu carbamide atau hydrogen peroksida dengan kisaran 3% sampai 43%. 

Bleaching juga terbatas keberhasilannya pada warna gigi yang sedikit kuning atau kusam.

Pada kondisi gigi yang berwarna terlalu gelap seperti coklat atau abu-abu, bleaching dapat dipastikan tidak akan berhasil sama sekali. oleh karena itu, jangan ragu untuk konsultasikan semua kondisi dengan dokter gigi

20180917 drg Donna Pratiwi
20180917 drg Donna Pratiwi (dokpri)

Bagian lainnya dengan Faktor Estetika Gigi Tiruan Lepasan, Dentures atau gigi tiruan lepasan atau yang sering disebut gigi palsu adalah jenis gigi tiruan yang dapat dilepas pasang yang berfungsi mengganti kehilangan sebagian atau seluruh gigi, dengan menggandeng atau berpegangan pada gigi tetangga sebagai penyangganya.

Dengan mengganti gigi yang hilang, Kestabilan dentures juga dapat mempengaruhi fungsi pengucapan.

Beberapa kondisi bahkan dapat mengubah kejelasan bicara sehingga berdampak pada factor percaya diri.

Untuk kondisi demikian, jika memungkinkan dapat dipertimbangkan memilih alternative solusi jenis gigi tiruan lainnya seperti bridge atau implant.

20180917 drg Donna Pratiwi
20180917 drg Donna Pratiwi (dokpri)

Bridge Sebagai Jembatan,adalah gigi tiruan permanen yang berfungsi mengganti kehilangan gigi dengan menggandeng atau berpegangan pada gigi tetangga yang kuat sebagai penyangganya.

Bridge juga sekaligus merestorasi struktur mahkota gigi penyangga yang rusak dengan cara membungkus gigi tersebut.

Jadi bridge juga memiliki fungsi estetika, yaitu mempercantik dan melindungi permukaan muka gigi yang rusak.

Bahannya yang kuat dan tahan lama, pemakaiannya yang nyaman karena tidak mengganggu pengucapan atau gerak lidah, membuatnya terasa sperti gigi asli.

Belum lagi penampilan estetikanya yang sangat maksimal menyerupai gigi asli.

Prosedur pembuatannya relatif mudah dan relative tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun tidak semua kasus yang memerlukan penggantian gigi dengan estetika kurang baik dapat diatasi dengan pemasangan bridge.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Langkah selanjutnya Jacket Crown atau mahkota gigi tiruan adalah gigi tiruan permanen yang berfungsi merestorasi struktur mahkota gigi yang rusak dengan cara membungkus gigi tersebut.

Jadi jacket crown memiliki fungsi restorative sekaligus estetika, yaitu mempercantik dan melindungi permukaan muka gigi yang rusak.

Jacket crown dapat diaplikasikan pada kasus gigi dengan kerusakan atau lubang gigi yang lebih luas (tidak dapat ditambal lagi). Sehingga dapat disimpulkan, Estetik maksimal yang dihasilkannya sering menjadikan jacket crown sebagai pilihan dari berbagai alternative solusi bagi masalah kecantikan gigi.

Dalam sekejap, senyum lebih menawan dengan deretan gigi putih seperti mutiara menjadi idaman banyak orang, akan terwujud dengan pemakaian jacket crown pada mahkota gigi.

20180917 drg Donna Pratiwi
drg Donna Pratiwi (dokpri)

Yang terakhir bisa dilakukan dengan melakukan Scaling meningkatkan Kesehatan Gigi, yaitu  pembersihan karang gigi atau yang biasa disebut scaling adalah tindakan pembuangan sisa makanan yang telah mengeras dalam bentuk karang gigi (calculus) atau noda gigi (stain).

Selain bermanfaat menghilangkan gusi berdarah, pembersihan karang gigi atau biasa disebut scaling dapat juga dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan serta mengatasi masalah bau mulut. 

Pembentukan karang gigi atau hanya berupa plak (lapisan tipis yang tidak terlihat) pasti akan terjadi terus menerus.

Selain itu, seperti sudah disebutkan sebelumnya, bahwa lokasi karang gigi sebagian besar berada di bawah gusi sehingga tidak terlihat.

Oleh karena itu, sebagai tindakan pemeliharaan kesehatan gusi sekaligus gigi, sangat perlu tetap rutin membersihkan karang gigi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved