Rabu, 8 April 2026

Kesehatan

Madu, Gula Pasir dan Pemanis Buatan Mana yang Lebih Baik untuk Diet?

Kalau sedang berdiet jika masih boleh makan manis lebih bagus mana ya menambahkan madu atau gula atau pemanis buatan. Simak di sini

Lifealth
Madu 

HAMPIR semua orang menganggap madu sebagai produk alami yang sehat sebagai alternatif gula putih.

Namun Anda perlu berhati-hati karena madu sesungguhnya tak sebaik yang Anda kira.

Tim nutrisi menulis dalam Journal of Nutrition menyebutkan bahwa madu memberikan pengaruh yang serupa bagi tubuh seperti halnya pemanis lain, misalnya gula putih dan sirup jagung tinggi fruktosa (HFCS) yang dipakai sebagai pemanis.

“Madu dianggap lebih alami ketimbang gula pasir dan sirup jagung tinggi fruktosa yang telah melalui serangkaian proses pembuatan. Kami mencoba mencari tahu perbedaannya, tapi secara kimiawi ternyata sama saja,” ungkap Susan Raatz selaku ketua peneliti seperti dikutip Kompas.com.

Dalam riset tersebut, para ilmuwan membandingkan efek dari madu, gula pasir dan sirup jagung tinggi fruktosa yang di uji pada 55 orang sukarelawan.

Mereka diminta untuk mengonsumsi salah satu dari ketiga pemanis tersebut sebanyak 50 gram per dosis selama 2 minggu. Hasilnya ternyata tidak berbeda jauh.

Di akhir masa penelitian semua partisipan memiliki efek yang sama. Kadar trigliserida (lemak darah) meningkat di semua partisipan, apa pun jenis pemanis yang diasup.

Madu memang digunakan sebagai pemanis altenatif gula karena mengandung vitamin B – yang tidak ada dalam kandungan gula putih.

Madu Manuka adalah jenis madu yang langka dan paling mahal dari Selandia Baru. Madu ini juga dianggap sebagai salah satu makanan super.

"Namun begitu, madu tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan dan jangan dijadikan makanan rutin," ungkap Sara Stanner selaku ahli nutrisi.

Stanner mengatakan, dalam 1 sendok madu terkandung 23 kalori dan 6g gula, sedangkan dalam 1 sendok gula pasir mengandung 16 kalori dan 4g gula.

Walau madu lebih manis, Anda harus tetap membatasi jumlahnya "Madu memang tidak berbahaya, namun perlu di ingat bahwa itu akan menambahkan kalori dalam pola makan," katanya.

Madu atau Gula, Mana Lebih Baik?

Madu dan gula sama-sama lazim digunakan sebagai peningkat rasa manis pada makanan dan minuman.

Gula diproduksi dari tebu setelah denaturisasi protein, nitrogen, asam organik, vitamin, dan enzim. Sedang madu diproduksi oleh kerja keras lebah madu.

Ilustrasi gula pasir
Ilustrasi gula pasir (Tribunnews.com)
Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved