Setelah Dua Hari, Agustinus Woro Diturunkan: Warga Sedih Simpang Pasar Rebo Tak Lagi ramai

Setelah menghebohkan masyarakat dengan aksinya memanjat papan reklame di simpang Pasar Rebo, akhirnya Agustinus Woro turun.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Setelah dua hari berada di atas papan reklame, Agustinus Woro diturunkan oleh petugas Damkar, Kamis (13/9/2018). 

WARTA KOTA, PASAR REBO---Setelah menghebohkan masyarakat dengan aksinya memanjat papan reklame di simpang Pasar Rebo, Jakarta Timur, akhirnya Agustinus Woro turun.

Agustinus Woro nekat memanjat papan reklame setinggi 25 meter untuk menyampaikan aspirasi yang kepada pemerintah.

Proses evakuasi Agustinus Woro sempat membuat hebob masyarakat sekitar.

Baca: Agustinus Woro Berulah Lagi, Kini Panjat Papan Reklame di Pasar Rebo Sambil Lempar Surat Kaleng

Beberapa pengendara menepikan kendaraanya untuk melihat proses evakusi ini.

Sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas arah Pasar Rebo ketika proses evakusi Agustinus Woro berlangsung.

Tak hanya itu, turunnya Agustinus Woro juga disambut tepuk tangan masyarakat yang menyaksikan proses evakuasi tersebut.

Akan tetapi evakusi Agustinus Woro itu membuat sebagaian warga kecewa.

"Jadi sepi lagi sudah sekarang, pas ada dia itu setiap sore ramai banget," kata Diah, pedagang, Kamis (13/9/2018).

Baca: Penurunan Paksa dari Sutet, Agutinus Terkulai Lemas

Semenjak Agustinus Woro memanjat papan reklame di Pasar Rebo, Diah mengaku sebagai penjualan nasi, banyak warga maupun ojek online singah di warungnya sembari menyaksikan aksi Agustinus.

Walau begitu dirinya merasa salut dengan petugas yang dapat menurunkan Agustinus setelah selama dua hari berada di atas papan reklame.

"Semenjak ini saja makin rame, banyak yang datang liatin, kebanyakan ojek online pada makan di sini, sembari nunggu orderan mungkin. Enggak ada dia balik lagi sepi," katanya.

Baca: Pemkot Bekasi: Tidak Bisa Melarang Permohonan Izin Reklame Rokok

Tak hanya itu, hal serupa juga dikatakan oleh seorang pengendara, Rusli (30).

Ia mengaku semenjak adanya Agustinus selalu dipenuhin motor, hanya sekadar berfoto dan melihat aksinya.

"Kalau hari biasa sepi, jalanan lancar. Sekarang pas ada dia kemarin saja macet. Macet karena banyak motor di atas jalan layang pada liatin," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Aloysius Sunu D
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved