Kamis, 9 April 2026

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali Dukung Gerakan Maghrib Mengaji

"Bukan cuma anak kecil, kita-kita yang tua juga. Ada yang mengajinya di rumah, ada yang di masjid, di musala, bahkan ada yang di saung."

Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Feryanto Hadi
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali saat membuka Program Jakarta Maghrib Mengaji, di Masjid Darul Ihsan, Lebak Bulus V, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018). 

WARTA KOTA, CILANDAK--- Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mendukung penuh kegiatan Gerakan Maghrib Mengaji.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Program Jakarta Maghrib Mengaji, di Masjid Darul Ihsan, Lebak Bulus V, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018).

Marullah mengatakan, Maghrib Mengaji merupakan salah satu tradisi kebudayaan Betawi.  

Menurut dia, usai salat maghrib, warga kerap melantunkan ayat suci Alquran.

"Ini merupakan kegiatan yang sangat berkah yaitu gerakan Maghrib Mengaji. Ini adalah tradisi masyarakat di lingkup Jakarta," ucapnya, Sabtu (25/8/2018).

Baca: Ini Pesan Wali Kota Jakarta Selatan untuk Paskibra

"Oleh karena itu kita perlu terus menjadikan Maghrib Mengaji sebagai budaya keagamaan yang ada di lingkup masyarakat Jakarta," ujarnya.

Marullah menjelaskan, Maghrib Mengaji merupakan sebuah kegiatan yang memang selayaknya dilakukan oleh masyarakat.

Melalui gerakan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pahala serta berkah dari Allah SWT, namun juga terhindar dari berbagai hal yang dapat merugikan diri sendiri.

"Ini adalah gerakan dari bawah, dari masyarakat. Pemerintah tentu akan sangat mendukung sekali kegiatan ini. Mudah-mudahan apa yang dilakukan terus mendapatkan respon-respon yang baik dari masyarakat lainnya," tuturnya.

Baca: Wali Kota Jakarta Selatan: Data SKTM dan Penerima KJP Plus Harus Terus Diperbaharui

Marullah menambahkan,  kegiatan tersebut tidak terbatas di kalangan tertentu saja.

"Bukan cuma anak kecil, kita-kita yang tua juga. Ada yang mengajinya di rumah, ada yang di masjid, di musala, bahkan ada yang di saung," tuturnya.

"Kalau kita kembali melihat kitab suci Alquran, Insya Allah keberkahan di Jakarta Selatan akan bertambah lagi," ucap Marullah Matali.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved