Jokowi Jadi Imam Shalat Magrib, Ini Dua Surah Yang Dilantunkannya
Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi yang lebih akrab dipanggil Tua Guru Bajang, mengaku berkesan saat shalat berjamaah bersama Presiden Joko Widodo.
Penulis: AchmadSubechi | Editor: AchmadSubechi
WARTA KOTA, PALMERAH--Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi yang lebih akrab dipanggil Tua Guru Bajang, mengaku berkesan saat shalat berjamaah bersama Presiden Joko Widodo.
Apalagi, saat itu Jokowi menjadi imamnya.
"Shalat maghrib di mushola darurat ini tidak direncanakan. Mulanya, di jadwal Beliau (Presiden @jokowi) mendengar paparan di posko utama di Tanjung. Paparan baru berlangsung 5 menit, tiba-tiba Beliau gelisah, tengok saya lalu bilang, "Kita jenguk masyarakat saja, Tuan Guru"," tulis Tuan Guru Bajang di akun Instagramnya.
"Saya tanya, Pak Presiden mau jenguk di lokasi mana? Beliau jawab, terserah Tuan Guru. Lantas semua kalang kabut. Naik mobil, lalu turun di salah satu lokasi dekat pinggir selokan."
Menurut Tuan Guru Bajang, setelah itu Presiden Jokowi bincang-bincang dengan masyarakat yang ada.
Masyarakat mendadak berkerumun mengelilingi Jokowi, sambil membagi-bagikan kerudung, buku dan sembako. Setelah itu kembali ke tenda karena sudah menjelang malam. . .
Di tengah jalan, Jokowi dan TGB sempat mampir ke tempat pengungsi yang ada di tengah lapangan.
"Datanglah waktu maghrib, beliau ajak kami shalat. Ajudan ingatkan, musholla tidak layak dan air minum untuk wudhu, beliau tetap berkeras. Jadilah, kami shalat disitu. .."
"Tiga kali kali Pak Jokowi mempersilahkan saya jadi imam, "Ayo, Tuan Guru". Saya minta Beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan shalat sehari-hari Beliau."
Akhirnya Jokowi memimpin menjadi imam.
"Ternyata bacaan Beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca Surah Al-Humazah dan rakaat kedua membaca Surah Quraish. Habis shalat, zikir ditutup doa Beliau: Allohumma innaka 'afuwwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'anna. Lalu doa Ashabul Kahfi, "Rabbana aatinaa min ladunka.." dan ditutup dengan doa sapujagat. Terakhir mushafahah dengan jamaah," kata TGB.
***
PRESIDEN Joko Widodo, Selasa 14 Agustus 2018, meninjau RSUD Tanjung yang berada di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Saat meninjau bangunan rumah sakit yang rusak terkena dampak gempa Lombok tersebut, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono,
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tgb_20180814_152350.jpg)