Persitara Jakarta Utara dan NJ Mania Iringi Pemakaman William
Pemakaman jenazah diawali kebaktian dengan menyanyikan puji-pujian dan kotbah.
Penulis: Junianto Hamonangan |
“Awal kan berakhir, terbit kan tenggelam. Pasang akan surut, bertemu akan berpisah. Hei, sampai jumpa di lain hari, untuk kita bertemu lagi, ku relakan dirimu pergi,” dendang para NJ Mania.
Tidak hanya itu, chants NJ Mania berjudul 'Birunya Lautan' juga terdengar ketika para NJ Mania bernyanyi demi William. Apalagi mereka mengenal almarhum sebagai pribadi yang mencerminkan seorang NJ Mania sejati.
“Birunya lautan, luasnya samudera, seluas hati dukung Persitara. Sampai jumpa di tribun lainnya, kawan!,” ujar para NJ Mania menandai kepergian William untuk selamanya.
Sekadar informasi, William Wijaya, anggota North Jakarta Mania (NJ Mania), suporter Persitara Jakarta Utara, tewas Sabtu (4/8) lalu usai bentrokan yang terjadi di Jakarta Timur dengan warga setempat.
William sempat dilarikan ke RS Polri Kramatjati namun akhirnya tewas usai kehabisan darah setelah mengalami luka bacokan di punggungnya. Rencanaya korban akan dimakamkan di TPU Budi Dharma, Cilincing, Jakarta Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/persitara_20180806_173937.jpg)