Pengendara Motor Sering Ngebut Dekat Venue Asian Games Bikin Warga Geram
Warga jengkel lantaran jalan aspal itu kini sering dilintasi pengendara motor dengan kecepatan tinggi.
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
SETELAH mengalami pelebaran dan pengaspalan untuk menyambut Asian Games 2018, salah satu warga Desa Tapos, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang malah jengkel lantaran jalan aspal itu kini sering dilintasi pengendara motor dengan kecepatan tinggi.
"Abis dibenerin jadi pada ngebut-ngebut bawa motornya, tadinya ada jeglukan sekarang ga ada, jadi pada bebas," kata Sarim, pemilik warung di pinggir jalan deket venue Asian Games 2018.
Menurutnya, pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi itu bermula semenjak jalur ke lokasi cabang olahraga modern Pentathlon itu mengalami pengaspalan sejak satu Minggu lalu.
"Udah satu minggu jalannya bagus, anak-anak mudanya jadi suka pada ngebut," lanjut Sarim.
Menurut penglihatan Warta Kota di lokasi, sejumlah pengendara motor kerap memacu kuda besinya dengan kecepatan tinggi sepanjang jalan menuju lokasi cabang olahraga modern Pentathlon di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Sebelumnya diberitakan, SMA Adria Pratama Mulya di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi lokasi salah satu cabang olahraga modern Pentathlon.
Venue perhelatan internasional ini pun sempat dikritik oleh Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih karena aksesnya yang dianggap kurang layak.
Setelah mendapat kritik pedas itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan pelebaran dan pengaspalan sepanjang satu kilometer dari arah Jalan Raya menuju lokasi pertandingan.
Warga yang berada dekat dengan lokasi bersyukur dengan perbaikan di Jalan H. Supriyadi ini, Tapos, Tigaraksa, Tangerang.
"Jalan jadi enak, sebelumnya kan rusak jelek," ungkap Nita, pemilik warung nasi uduk di pinggir jalan dekat pintu masuk venue.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aspal_20180806_190441.jpg)