Jumat, 17 April 2026

Terinspirasi Sosok Gus Dur, Heriandi Lim Nyaleg dari PKB

Heriandi Lim akan bertarung di Dapil 3 Jakarta Utara yang meliputi Kecamatan Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priok.

Warta Kota/Hamdi Putra
Heriandi Lim (paling kanan) saat menemani Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan kawan-kawan makan siang di Warung Ketupat Gloria 65 Ny Kartika Tjandra, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa (13/2/2018). 

WAKIL Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heriandi Lim menjadi satu-satunya calon legislatif dari etnis Tionghoa untuk DPRD DKI Jakarta dari PKB.

Pemilu 2019 mendatang akan menjadi yang ke-dua kalinya bagi Heriandi Lim untuk menjadi caleg DPRD DKI Jakarta.

Menurutnya, persoalan keterwakilan etnis juga menjadi pertimbangan dan strategi parpol dalam menerima calegnya pada setiap daerah pemilihan yang terwakili oleh sebaran warga dari etnis tertentu.

Dari hampir 13% populasi etnis Tionghoa yang ada di Indonesia, khusus untuk wilayah DKI Jakarta terkonsentrasi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Heriandi Lim akan bertarung di Dapil 3 Jakarta Utara yang meliputi Kecamatan Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priok.

"Saya tidak terlalu risau dengan keberadaan saya di PKB ini baik sebagai pengurus maupun dipercaya maju sebagai caleg pada dapil 3 Jakarta Utara," ujar Heriandi Lim kepada Warta Kota, Rabu (25/7/2018).

Dikatakannya, PKB adalah partai nasionalis-religius yang terbuka dan sesuai dengan asas pancasila.

Hal inilah yang mungkin belum diketahui oleh caleg etnis Tionghoa yang memilih bergabung bersama partai lain.

"Bagi saya PKB adalah partai yang konsisten memperjuangkan keberagaman. Terbukti dengan peran penting almarhum Gus Dur ketika menjadi Presiden RI ke-empat dari PKB yang mencabut Perpres Nmoro 14 Tahun 1967 Tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China," tutur Heriandi Lim.

Heriandi Lim terjun ke dunia politik karena terinspirasi dari sosok Gus Dur yang toleran terhadap keberagaman.

Bahkan, Ia masih terngiang-ngiang ucapan Presiden RI ke-4 itu yang membuatnya berani maju sebagai wakil rakyat di DKI Jakarta.

"Gus Dur pernah bilang selagi kamu bisa melakukan yang terbaik untuk negaramu, orang tidak akan mempertanyakan apapun agamamu, apapun sukumu," ucapnya.

Walaupun berasal dari etnis Tionghoa, Heriandi Lim yang maju sebagai caleg DPRD DKI Jakarta tidak hanya akan berfokus pada warga Tionghoa semata.

Tugas-tugas pokok seorang legislator dalam hal pengawasan, anggaran dan perundang-undangan akan dijalankannya dengan baik.

"Saya akan mengawal tugas-tugas birokrasi pemerintahan agar lebih melayani warganya dengan hati juga terukur penyelesaian dan pelayanannya, nanti nya saya akan terbuka penuh juga untuk menyaring masukan-masukan dan masalah dari warga DKI dengan rajin turun ke tingkat RT dan RW," katanya.

Heriandi Lim diketahui pernah terlibat dalam penyelesaian beberapa pertikaian antar-warga Tionghoa.

Terakhir, ia mencurahkan perhatiannya pada kasus pertanggungjawaban keuangan RW di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses damai antar pihak yang bertikai. (M15)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved