Koran Warta Kota
Timnas Perancis Pantang Salah
Perancis siap membalas sakit hati dua tahun lalu kala meladeni Kroasia pada final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskwa,
TIMNAS sepak bola Perancis tak ingin jatuh ke lubang yang sama.
Les Bleus siap membalas sakit hati dua tahun lalu kala meladeni Kroasia pada final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskwa, Rusia, malam ini.
Maklum, pada 2016, Perancis dilanda nestapa. Berstatus tuan rumah, Perancis melenggang ke babak pamungkas yang berlangsung di rumah sendiri.
Di semifinal, Les Bleus menghantam juara dunia (2014), Jerman dengan skor 2-0.
Dua gol Perancis dicetak Antoine Griezmann. Euforia seketika melanda mengingat mereka bakal melakoni final dengan bantuan suporter. Penuh.
Apalagi lawan mereka, Portugal cuma menyingkirkan timnas level semenjana, Wales.
Perancis menyambut final bak sudah juara. Nahas, Les Bleus malah tak berdaya di laga pamungkas yang berlangsung di Stade de France, Saint-Denis.
Tuan rumah menyerah 0-1 setelah melalui perpanjangan waktu.
"Dosa" inilah yang tak ingin diulangi Perancis. Mereka bertekad menyeriusi Kroasia, timnas yang tidak difavoritkan melenggang sampai babak pamungkas.
"Saya tahu rasanya kekalahan di final dan itu sungguh menyesakkan, sangat pahit," ujar gelandang Perancis, Paul Pogba dalam sesi konferensi pers.
"Kami tak akan memandang final kali ini sama seperti ketika kalah di Piala Eropa. Kami ingin mengakhiri final dengan senyuman di seluruh warga Perancis. Kami melihatnya usai laga semifinal dan ingin hal itu terulang lagi. Kami ingin membawa kegembiraan untuk fans, keluarga, semuanya," sambung gelandang Manchester United itu.
Dua tahun lalu, Pogba menjadi satu dari 14 pemain yang ditampilkan pelatih Didier Deschamps pada laga pamungkas.
Eks Juventus itu menjadi tumpuan sektor tengah bersama Blaise Matuidi, Moussa Sissoko, dan Dimitri Payet. Di depan ada Griezmann serta Giroud.
Kepercayaan diri Pogba dan kolega kian membesar karena Portugal kala itu sudah ditinggal kapten Cristiano Ronaldo 25 menit selepas kick off. Ya, Ronaldo dibekap cedera.
"Hal itu (Ronaldo cedera) semakin membuat kami yakin bakal menang, seperti yang sudah kami rasakan sebelum final digelar. Semua terjadi karena dalam perjalanan menuju final kami menyingkirkan Jerman," ujar Pogba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180715timnas-perancis-pantang-salah_20180715_073543.jpg)