Breaking News:

Anggota Komisi VII DPR, Eni Maulani, Resmi Ditahan di Tahanan KPK: Terima Uang Suap Bertahap

Basaria mengatakan Eni Maulani menerima uang sebesar Rp 4,8 miliar itu secara bertahap pada Desember 2017, Maret, Juni, dan Juli 2018.

Tribunnews
KPK kembali tangkap tangan koruptor di kediaman Idrus Marham bernama Eni Saragih. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Anggota Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih (EMS), diduga menerima suap untuk pemulusan proyek pembangunan pembangkit tenaga listrik tenaga uap (PLTU) 35.000 megawatt di Riau oleh pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).

Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 milliar atau 2,5 persen dari nilai proyek pembangunan PLTU Riau I.

Baca: Bertambah 3 Orang Dibawa KPK Menyusul Penangkapan Eni Saragih dan 8 Orang Lain

"Diduga uang yang diberikan JBK kepada EMS melalui staf dan keluarga," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di gedung KPK, Sabtu (14/7/2018) malam.

Setelag ditetapkan sebagai tersangka, Kotjo dan Eni kini ditahan di rumah tahanan KPK di Kantor KPK.

Basaria mengatakan, Eni memerintahkan keponakannya, yang sekaligus menjabat sebagai staf ahli Eni, Tahta Maharaya (TM), untuk menerima uang pemulusan pembangunan proyek PLTU Riau I dari sekretaris Kotjo, Audrey Ratna Justianty (ARJ).

Baca: KPK Tangkap Tangan Politisi Partai Golkar Saat Bertamu Rayakan HUT Anak Idrus di Rumah Dinas

Tahta diamankan tim penindak KPK di area parkiran basement Kanye Di Graha BIP.

"Dari tangan TM diamankan uang Rp 500 juta dalam pecahan Rp 100.000 dibungkus dalam amplop cokelat yang dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam," kata Basaria.

KPK, kata Basaria, telah melakukan penyelidikan kasus suap PLTU Riau ini sejak awal Juni 2018 yang bermula dari laporan masyarakat.

Akhirnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah tempat, Jumat (13/7/2018), yaitu di rumah dinas Menteri Sosial, Idrus Marham, Graha BIP, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca: Anggota DPR Ditangkap KPK

"MAK (M Al-Khafidz), suami EMS, dan dua staf EMS, ketiganya diamankan di daerah Larangan, Tangerang," kata Basaria.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved