Anak Ratu Atut Chosiyah Dikritik Habis Soal Pelayanan PPDB Banten
WAKIL Gubernur Banten, Andika Hazrumy,dikritik habis-habisan warga Banten terkait PPDB yang amburadul.
WAKIL Gubernur Banten, Andika Hazrumy,dikritik habis-habisan warga Banten terkait PPDB yang amburadul.
Andika mengungkapkan itu saat memimpin Apel Gabungan Awal Bulan Juli 2018 di Lapangan Lingkungan Mesjid Al-Bantani, Kawasan Pemerintahan Pusat Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang.
Dalam kesempatan itu, anak Anak mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah ini mengajak,anak buah mengevaluasi diri.
Wagub menyatakan tidak sedikit tantangan dan kendala yang dihadapi Pemprov Banten dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak sedikit kekurangan yang sudah kita laksanakan dalam melayani masyarakat,” ujar Andika, Selasa (2/7/2018).
Tidak sedikit pengaduan-pengaduan masyarakat yang sudah diterima. Menurutnya saat ini, berbagai kekurangan itu harus diperbaiki ke arah yang lebih baik.
Salah satu pelayanan masyarakat yang mengalami kendala adalah pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk siswa SMA/SMK secara online. PPDB merupakan salah satu pelayanan masyarakat di bidang pendidikan.
Namun, fasilitasi hingga kurangnya informasi menjadi permasalahan dasar dalam pelayanan PPDB online tahun ini.
Banyak masyarakat yang kecewa dan mengeluhkannya, karena mereka kesulitan bahkan tidak bias mendaftar.
Bahkan, beberapa masyarakat datang dan mengkritik PPDB ini. “Banyak yang mengkritik kepada saya mau pun kepada Pak Gubernur,” ucapnya.
Ia menyebut semestinya hal tersebut tidak terjadi. Karena hal seperti ini terjadi juga pada tahun lalu.
"Permasalahan ini sudah terjadi pada tahun sebelumnya. Harusnya tahun ini ada inovasi, ada perbaikan dan peningkatan pelayanan PPDB kepada masyarakat," ungkapnya.
“Karena sudah terjadi pada tahun lalu, harus bias diantisipasi,” sambung Wagub.
Masalah PPDB ini, menurut Wagub, merupakan satu bentuk pelayanan masyarakat yang harus diperbaiki. Harus bisa diantisipasi. Dan, harusnya menjadi motivasi untuk pelayanan yang lebih baik.
Wagub mengatakan, bahwa masyarakat tidak mau tahu, apakah ada kendala teknis atau apapun itu, seharusnya ini bisa diantisipasi sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyinggung masalah kedisiplinan ASN di Lingkungan Pemprov Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/andika-hazrumy_20180703_175027.jpg)