PPDB 2018
SMPN 4 Jakarta Pusat Sediakan Layanan Bantuan Input PPDB Bagi Orangtua yang Gaptek
PPDB SMP jalur lokal DKI Jakarta tahun ajaran 2018/2019, hari ini dilaksanakan serentak hingga 27 Juni 2018.
PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) jalur lokal DKI Jakarta tahun ajaran 2018/2019, hari ini dilaksanakan serentak hingga 27 Juni 2018.
Jalur lokal diperuntukkan bagi calon peserta didik yang bertempat tinggal di sekitar sekolah pilihannya. Tidak tanggung-tanggung, jalur ini membuka peluang sebanyak 55 persen dari kuota setiap sekolah.
Pada hari pertama, antusias orangtua murid cukup baik di SMP Negeri 4 Jakarta Pusat. Cukup membawa Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan Kartu Keluarga (KK), mereka sudah bisa mendapat formulir B1 serta mendapat nomor token untuk login dan memilih tiga sekolah yang diinginkan.
Baca: Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional Belum Keluar, Orangtua Harus Bolak-balik Urus PPDB
"Animo masyarakat cukup baik di hari pertama. Mereka hanya perlu datang membawa SKHUN, KK dan mengisi formulir B1, lalu bisa mendapat token untuk memilih sekolah tujuan," ujar Marjono, Kepala SMPN 4 Jakarta saat ditemui Warta Kota, Senin (25/6/2018).
Ia mengatakan, jika ada orangtua yang tidak mengerti dan tidak memahami cara mendaftar online, sekolah menyediakan layanan operator yang siap membantu.
"Kita sediakan layanan operator yang siap membantu. Karena ada orangtua yang tidak memiliki fasilitas, ataupun ada yang memiliki fasilitas tapi tidak mengerti caranya. Maka akan dikoordinir dan dibantu sama operator sekolah," tutur Marjono.
Baca: Kapolri Ingin Rutan Baru Khusus Teroris Dibangun di Cikeas
Namun, operator tidak berhak untuk memilihkan sekolah tujuan, melainkan hanya membantu orangtua murid menginput saja.
"Jadi operator hanya membantu! Bukan memmilihkan ya. Yang memilih sekolah tetap orangtua, karena semua keputusan diserahkan kepada orangtua," ucapnya.
Jika ingin dibantu, orangtua harus memberikan surat pernyataan bermaterai enam ribu. Setelah itu, operator mencetak bukti sekolah pilihan dan ditandatangani oleh orangtua.
Selanjutnya, orangtua tinggal memantau hasil anaknya hingga pengumuman nanti. Jika diterima, barulah menyiapkan berkas untuk daftar diri ke sekolah yang menerima. Namun jika tidak diterima, masih ada kesempatan di jalur umum pada 2 Juli 2018. SMPN 4 Jakarta membuka sebanyak enam kelas dengan kuota 216 siswa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marjono-kepala-smpn-4-jakarta-pusat_20180625_124514.jpg)