Moeldoko: Budaya Lokal, Benteng Jatidiri Bangsa
Anak-anak muda perlu dikenalkan kepada budaya-budaya lokal, sehingga tidak tercerabut identitasnya, identitas budayanya
Bagaimana mempertahankannya? Dijelaskan Nizar, masing-masing daerah wajib mempertayangkan budayanya dengan cara seperti pameran budaya di daerah untuk menarik wisata domestik dan luar negri. “Pameran juga untuk mengenalkan kepada anak cucu kita,” katanya.
Yang lebih penting lagi, lanjutnya, budaya yang ada di Indonesia harus didaftarkan di Unesco sehingga tidak diklaim bangsa lain, contoh reok ponorogo yang diklam malaysia, begitu juga nasi padang. “Makanya harus kita daftarkan di Unesco untuk mempertahankan budaya lokal kita,” sarannya.
Selain itu, Nizar juga menyarankan kepada pemerintah membuat kebijakan kepada seluruh daerah untuk membuat kurikulum budaya di mata pelajaran baik itu tingkat SD, SMP dan SMA dalam rangka mengenalkan kebudayaan. “Sehingga di masing-masing daerah ada 10 persen kurikulum yang menyangkut kebudayaan.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kepala-staf-presiden-jenderal-purn-moeldoko_20180622_212608.jpg)