Rabu, 29 April 2026

Moeldoko: Budaya Lokal, Benteng Jatidiri Bangsa

Anak-anak muda perlu dikenalkan kepada budaya-budaya lokal, sehingga tidak tercerabut identitasnya, identitas budayanya

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko menghadiri pembukaan pameran karya seni kolaborasi Goenawan Mohamad dan Hanafi bertajuk ’57 x 76’, di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis malam 21 Juni 2018 

Bagaimana mempertahankannya? Dijelaskan Nizar, masing-masing daerah wajib mempertayangkan budayanya dengan cara seperti pameran budaya di daerah untuk menarik wisata domestik dan luar negri. “Pameran juga untuk mengenalkan kepada anak cucu kita,” katanya.

Yang lebih penting lagi, lanjutnya, budaya yang ada di Indonesia harus didaftarkan di Unesco sehingga tidak diklaim bangsa lain, contoh reok ponorogo yang diklam malaysia, begitu juga nasi padang. “Makanya harus kita daftarkan di Unesco untuk mempertahankan budaya lokal kita,” sarannya.

Selain itu, Nizar juga menyarankan kepada pemerintah membuat kebijakan kepada seluruh daerah untuk membuat kurikulum budaya di mata pelajaran baik itu tingkat SD, SMP dan SMA dalam rangka mengenalkan kebudayaan. “Sehingga di masing-masing daerah ada 10 persen kurikulum yang menyangkut kebudayaan.”

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved