Mudik Lebaran 2018
Dinas Perhubungan Bekasi Tutup 77 Putar Balik di 9 Jalur Mudik
Titik putar kendaraan di sana akan tetap dibuka, sebab pengendara dari timur ke barat kalau membludak di sana bisa putar balik.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI--- Sebanyak 77 putar balik (u-turn) dari sembilan jalur mudik di Kota Bekasi ditutup petugas.
Penutupan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas saat mudik Lebaran 2018.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mengatakan, sembilan jalan yang dilintasi pemudik yakni Jalan Ahmad Yani dan Jalan Djuanda.
Selan itu, jalur mudik yang juga ditutup yakni Jalan Sultan Agung, Jalan Chairil Anwar, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Cut Meutia dan Jalan KH Noer Alie, Jalan Sudirman dan Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Dari sembilan jalur itu, putar balik di Jalan Sultan Agung yang memiliki panjang 3,9 kilometer paling banyak ditutup yakni 27 putar balik.
Baca: Diskon Tol Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran Hingga 28 Persen
Kemudian disusul Jalan Djuanda yang memiliki panjang 5,2 kilometer dengan penutupan 12 putar balik kendaraan.
Setelah itu delapan putar balik di Jalan Sudirman yang memiliki panjang 2,2 kilometer ditutup petugas.
Selanjutnya masing-masing tujuh titik di Jalan Chairil Anwar dan I Gusti Ngrah Rai juga ditutup. Lalu ada lima putar balik kendaraan di Jalan Cut Meutia yang ditutup.
Berikutnya ada tiga titik di Jalan Mayor Hasibuan dan dua titik di Jalan Ahmad Yank yang ditutup petugas.
“Penutupan putar balik kendaraan mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas, karena kalau tidak ditutup akan menghambat pengendara yang datang dari barat ke timur,” kata Johan, Minggu (10/6/2018).
Baca: Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara Diperkirakan 13 Juni 2018
Meski demi kelancaran lalu lintas namun ada juga putar balik kendaraan yang tidak ditutup petugas.
Seperti halnya Jalan KH Noer Alie atau tepatnya di depan Metropolitan Mall Bekasi. Titik di sana akan tetap dibuka dengan mempertimbangkan manajemen lalu lintas kendaraan.
“Titik putar kendaraan di sana akan tetap dibuka, sebab pengendara dari timur ke barat kalau membludak di sana bisa putar balik. Penutupan titik putar hanya kita lakukan pada lokasi yang sifatnya hanya cross (persilangan),” kata Johan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi menambahkan, sembilan ruas jalan itu biasa digunakan oleh pemudik asal DKI Jakarta menuju Pantai Utara (Pantura).
Baca: Ada 15 Petugas Gabungan Siap Amankan Terminal Bekasi Selama Mudik Lebaran
Dari sembilan jalur mudik itu tercatat ada sekitar 40 persimpangan, dengan 34 titik di antaranya telah dilengkapi marka jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jalur-mudik_20180610_122207.jpg)