Eksklusif Wartakota

Pidato Asli Bung Karno Terkait Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945

"Namanya bukan Panca Dharma. Saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa namanya ialah Panca Sila."

Pidato Asli Bung Karno Terkait Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945
Dok. Kompas/Song
Presiden Soekarno alias Bung Karno 

2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan

"Inilah filosofisch principe yang nomor dua yang boleh saya namakan internasionalisme," ujarnya.

Internasional, kata Soekarno, tidak akan dapat subur kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak akan tumbuh subur jika tidak hidup dalam tamansarinya internasionalisme.

3. Permusyawaratan, Perwakilan atau demokrasi

Lantas apa dasar yang ke-3? Dasar itu ialah dasar mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan. Indonesia bukan satu negara untuk satu orang atau satu negara untuk satu golongan, walaupun kaya.

"Saya yakin syarat yang mutlak untuk kuatnya negara Indonesia ialah permusyawaratan, perwakilan," katanya.

4. Kesejahteraan Sosial

Prinsip keempat, kata Soekarno, adalah prinsip kesejahteraan, prinsip: tidak akan ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka.

"Saya katakan tadi prinsip San Min Chu I ialah Mintsu, Min Chuan, Min Cheng: nasionalisme, democracy, socialism. Maka prinsip kita harus: Apakah kita mau merdeka yang kaum kapitalnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera?" tutur Bung Karno.

Bung Karno tidak mau menerima sistem perwakilan seperti di Eropa dan Amerika Serikat yang menggunakan sistem demokrasi yang justru menciptakan kaum kapitalis yang semakin merejalela.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved