10 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Utara Selama Ramadan
Akibat peristiwa tersebut kerugian materi ditaksir mencapai hingga lebih dari Rp 100 juta.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK---Sebanyak 10 kasus kebakaran terjadi di wilayah Jakarta Utara sejak awal Ramadan hingga sekarang.
Akibat peristiwa tersebut kerugian materi ditaksir mencapai hingga lebih dari Rp 100 juta.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengatakan, jumlah 10 kasus kebakaran tersebut mengalami jauh penurunan dibandingkan Bulan Ramadan tahun sebelumnya.
Baca: Sempat Terjebak Kebakaran, Lima Orang Selamat
"Tahun lalu itu atau Ramadan 1438 H ada 26 kasus kebakaran yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 14,5 miliar. Sementara tahun ini hanya ada 10 kasus dengan nilai kerugian lebih dari Rp 100 juta," katanya, Jumat (1/6/2018).
Menurut Satriadi, penyebab peristiwa kebakaran tersebut didominasi akibat korsleting atau hubungan pendek arus listrik.
Baca: Kebakaran Jatinegara Sebabkan 40 Rumah Ludes Terbakar
Beruntung dalam peristiwa itu tidak sampai menelan korban jiwa maupun luka berat.
Satriadi mengatakan, sejak awal Ramadan terus menggiatkan sosialisasi bahaya kebakaran untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sehingga musibah kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.
"Kami akan terus gencarkan sosialisasi, mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran terutama untuk berhati-hati menggunakan kompor saat sahur dan berbuka. Bulan Ramadan tahun lalu cukup tinggi (kasus kebakaran)," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180528kebakaran-bidaran-cina4_20180528_054805.jpg)