Angkernya Terowongan Kereta di Jawa
Asyiknya perjalanan menggunakan kereta di Jawa dapat dirasakan antara lain saat memasuki terowongan yang sebagian kerap disebut angker.
MUDIK Lebaran segera datang. Ke mana Anda mudik tahun ini?
Jika tujuan mudik Anda di kawasan Pulau Jawa dan menggunakan kereta api, Anda akan melewati beberapa terowongan.
Nah, terowongan apa saja yang dilintasi jalur kereta api di Pulau Jawa?
Terowongan Sasaksaat
Jika melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bandung dan sebaliknya menggunakan layanan kereta api, Anda akan melewati sebuah terowongan panjang bernama Terowongan Sasaksaat.
Perjalanan kereta yang melalui terowongan ini antara lain KA Serayu dan KA Argo Parahyangan. Terowongan sepanjang 949 meter ini terletak di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dan termasuk dalam wilayah DAOP II Bandung.
Terowongan Sasaksaat dibangun pada tahun 1902–1903 dan pembangunannya telah memakan banyak korban pekerja pada waktu itu.
Mengutip harian Kompas, 16 Agustus 2002, Terowongan Sasaksaat merupakan tulang punggung transportasi Jakarta-Bandung yang berada di daerah patahan atau sesar minor.
Terowongan Kebasen, Notog, dan Ijo
Anda akan melintasi tiga terowongan jika melakukan perjalanan dari Jakarta-Surabaya dan sebaliknya melalui jalur selatan.
Tiga terowongan itu adalah Terowongan Kebasen, Terowongan Notog, dan Terowongan Ijo.
Terowongan Kebasen dan Terowongan Notog terletak di Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.
Dua terowongan yang terletak di timur Stasiun Notog ini memiliki panjang masing-masing 79 dan 260 meter dengan jalur yang melengkung, sehingga ujung terowongan tidak terlihat.
Ke arah ke timur, terdapat Terowongan Ijo dengan panjang 580 meter.
Terowongan ini terletak di Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen di bawah wilayah Daerah Operasi V Purwokerto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/terowongan_20180530_132513.jpg)