Kamis, 9 April 2026

TNI-POLRI Gelar Latihan Menembak Bersama

Prajurit Korem 051/Wkt bersama Satuan Brimob Detasemen D Pelopor menggelar latihan menembak pistol bersama di Bekasi, Senin (28/5/2018).

Warta Kota/Hamdi Putra
Latihan menembak bersama TNI-POLRI di lapangan tembak Brimob Delta Mas di Jalan Jagasatru Hergamukti Cikarang Pusat, Bekasi, Senin (28/5/2018). 

DALAM rangka meningkatkan sinergi TNI dan Polri, prajurit Komando Resort Militer (Korem) 051/Wkt bersama Satuan Brimob Detasemen D Pelopor menggelar latihan menembak pistol bersama di lapangan tembak Brimob Delta Mas di Jalan Jagasatru Hergamukti Cikarang Pusat, Bekasi, Senin (28/5/2018).

Danrem 051/Wkt Kolonel Infanteri Bobby Rinal Makmun yang diwakili Kasi Ter Korem 051/Wkt Letkol Arm Joko Triyanto menyampaikan, gelar latihan menembak senjata pistol ini merupakan kegiatan rutin.

Tujuannya, untuk melatih dan memelihara serta meningkatkan kemampuan, keterampilan dan profesionalisme prajurit Korem 051/Wkt dalam kemampuan menembak, karena menembak merupakan salah satu kemampuan pokok yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI guna mendukung keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok.

"Selain itu, pelaksanaan latihan menembak dengan Satuan Brimob Detasement D pelopor ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Polri khususnya Korem 051/Wkt sebagai satuan kewilatahan (Satkowil). Sinergi yang telah dibangun dan berjalan dengan baik,” tutur Letkol Arm Joko Triyanto dalam rilis yang diterima Warta Kota, Selasa (29/5/2018).

Sehingga komitmen tersebut harus selalu dipelihara dan ditingkatkan terus-menerus mengingat kondisi keamanan wilayah Bekasi umumnya sampai dengan saat ini masih terlihat aman terkendali.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya sinergi ini perlu dibangun dan ditingkatkan agar tercipta kerjasama yang baik dalam memelihara keamanan.

Koordinator materi menembak pistol FN 46 Lettu Infanteri Sujarwo mengatakan, dalam latihan menembak ini, pistol yang digunakan berjenis FN 46. Ini merupakan pegangan Perwira dan yang menjabat sebagai Provost.

Sebelum kegiatan latihan menembak pistol dimulai, Lettu Infanteri Sujarwo mengarahkan bagaimana cara menembak dan cara memegang pistol yang baik.

Latihan menembak ini menggunakan 13 butir peluru untuk para penembak, 3 butir peluru koreksi, dan 10 butir peluru penilaian.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved