Breaking News:

Erupsi Merapi

Gunung Merapi Kembali Meletus Kamis Dini Hari, Terjadi Hujan Abu di Kawasan Magelang

Menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi Kamis (24/5/2018) pukul 02.56 WIB dengan tinggi kolom asap mencapai 6.000 meter.

Kompas.com
Ilustrasi Gunung Merapi. 

WARTA KOTA, PALMERAH----Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi Kamis (24/5/2018) pukul 02.56 WIB dengan tinggi kolom asap mencapai 6.000 meter.

"Tinggi kolom 6.000 meter, arah barat selama empat menit dan terdengar dari semua pos pengamatan," tulis akun Twitter resmi BPPTKG dikutip Antaranews.com, Kamis.

Baca: Terjadi Letusan Freatik, Perilaku Gunung Merapi Hampir Mirip Setelah Letusan Tahun 1872

BPPTKG melalui akun resminya juga menyebut bahwa letusan itu memiliki amplitudo maksimum 60 milimeter.

Tampak pijar visual berwarna merah dari belakang awan mendung.

"Dari Selo tampak kepulan asap dan pijar visual berwarna sinar merah di blkg awan mendung," kata BPPTKG melalui akun Twitter BPPTKG.

Baca: Hujan Abu Akibat Erupsi Gunung Merapi Sampai di Tujuh Desa Wilayah Magelang

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY, Wahyu Pristiawan, menyebut bahwa letusan itu mengakibatkan hujan pasir yang mengenai wilayah Magelang.

Sementara hujan abu vulkanik terpantau cukup deras di Srumbung, Sawangan, Muntilan, Borobudur.

Di Cangkringan, Kaliurang, Turgo, dan Tunggularum, Kabupaten Sleman tidak terpantau hujan abu.

Baca: Gunung Merapi Mengeluarkan Letusan Freatik Kecil, Asap Membubung Setinggi 700 meter

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktivitas serta meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan alat pelindung saat beraktivitas di luar ruangan seperti masker, jaket penutup dan alas kaki.

"Masyarakat saat ini memang ada pergerakan turun tetapi tanpa kepanikan," kata dia.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved