Kedai Kopi
Nongkrong di Starbucks Tak Harus Jajan Secangkir Kopi
Semua pelanggan dapat menggunakan ruangan di Starbucks, seperti kamar kecil, bagian dalam kafe, dan teras.
Setelah tersandung kasus sara beberapa pekan lalu, Starbucks sekarang punya aturan baru.
Kedai kopi asal Amerika Serikat ini mengizinkan semua orang untuk duduk atau memakai toiletnya meski tidak membeli apa pun.
"Semua pelanggan dapat menggunakan ruangan di Starbucks, seperti kamar kecil, bagian dalam kafe, dan teras. Terlepas mereka melakukan pembelian atau tidak," tulis Starbucks seperti dilansir dari New York Times.
Baca: Starbucks Indonesia Kolaborasi dengan Desainer Didiet Maulana
Starbucks menambahkan, jika ada pelanggan yang mengganggu lingkungan Starbucks atau orang lain, karyawannya dapat mengambil tindakan untuk mengatasinya.
Karyawan Starbucks juga menghubungi 911 jika keadaan tersebut berbahaya.
Peraturan baru itu dinyatakan Starbucks sebagai komitmen untuk "membuat lingkungan yang hangat dan tempat di mana semua orang bisa diterima."
Sebelumnya diberitakan, dua orang kulit hitam, Rashon Nelson dan Donte Robinson, diamankan petugas kepolisian di Starbucks Philadelphia, Amerika Serikat.
Keduanya dianggap telah melakukan pelanggaran.
Kemudian, kedua orang itu dilaporkan oleh manajer Starbucks karena ingin menggunakan toilet kafe tersebut.
Baca: Kamera di Toilet Starbucks Bukan Cuma di Kanada, Tapi Juga AS
Alasan manajer Starbucks, toilet Starbucks hanya untuk pembeli.
Tidak lama berselang, petugas datang dan menahan Rashon Nelson dan Donte Robinson.
Penangkapan mereka yang terekam kamera membuat banyak orang menuduh Starbucks dan stafnya melakukan praktik rasisme.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/logo-starbucks_20170704_083853.jpg)