Kisah Keumalahayati dalam Komik Karya Marcella Zalianty
Aktris Marcella Zalianty (38) mengangkat cerita sejarah sebuah pejuang wanita dari Provinsi Aceh, Keumalahayati.
Penulis: Arie Puji Waluyo |
SEMANGAT nasionalisme yang tinggi mendorong aktris Marcella Zalianty (38) mengangkat cerita sejarah sebuah pejuang wanita dari Provinsi Aceh, Keumalahayati.
Marcella kembali mengangkat kisah tentang pejuang Aceh tersebut karena dianggapnya sangat menginspirasi kaum wanita dalam memperjuangkan emansipasi.
Keumalahayati mampu mempertahankan laut Aceh dari jajahan Belanda pada tahun 1584-1604 lalu.
Bahkan dengan kegigihannya, Keumalahayati menjadi Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV.
Karena perjuangannya di Aceh, Keumalahayati mendapatkan gelar laksamana pertama di dunia.
Jasanya pun sangat dikenang oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga saat ini.
Marcella mengangkat kembali perjuangan Keumalahayati, melalui sebuah karya komik bersama Keana Films bertajuk 'Keumalahayati: Laksamana Pertama Wanita di Dunia'.
"Artinya saya sangat terinspirasi seperti di Amerika ada Wonder Women. Kita ada sumber sejarah yang diangkat sebagai simbol kemaritiman. Karena Indonesia negara maritim terkuat. Kita pinjam Malahayati tokoh maritim yang kuat," kata stri dari mantan pebalap nasional, Ananda Mikola itu dalam acara peluncuran dan press confrence komik 'Laksamana Keumalahayati', di perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/5/2018).
Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, TNI, dan aparatur negara lainnya.
Dalam acara tersebut juga turut hadir Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, Kepala Bekraf, Triawan Munaf, dan masih banyak lagi, serta beberapa anggota PARFI 56.
Marcella menganggap Malahayati menjadi simbol perempuan yang mampu menentukan nasibnya, bukan menunggu nasibnya seperti saat zaman penjajahan dahulu kala.
Ketua Umum Persatuan Artis Perfilman Indonesia (PARFI) 56 itu pun miris dengan generasi muda yang tidak memiliki spirit seperti Keumalahayati.
"Makanya kami mulai dengan komik supaya bisa masuk ke generasi milenials. Komik dengan gambar visual bisa masuk kesemua golongan," ucapnya.
Pembuatan komik 'Laksaamana Keulamahayati' ini, Marcella membutuhkan waktu selama dua tahun lamanya.
Dengan menggandeng Keana Films, bersama dengan Edna Caroline Pattisina, Ardrian Syaf, Aris Naka Abee, dan masih banyak lagi, Marcella pun yakin komik yang ia gagas dan buat akan diterima masyarakat Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marcella_20180521_190547.jpg)