Kamis, 9 April 2026

Teroris Serang Gereja di Surabaya

Teroris di Malang Paksa Istri Pakai Cadar, Menolak Bakal Dicerai

SA sering salat berjemaah di masjid di lingkungan setempat, tapi memang kurang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Editor: Suprapto
Surya/Benni Indo
Situasi rumah Abu Umar setelah digerebeg tim Densus 88 Anti Teror di Perumahan Banjararum Asri Blok BB No. 9, Desa Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (15/5/2018). 

TERDUGA teroris SA alias Abu Umar yang tertangkap Densus 88 Antiteror di Singosari, Kabupaten Malang, menjadi perbincangan warga Desa Jatinom, Kanigoro, Kabupaten Blitar.

"Sejak semalam warga sini ramai membicarakan penangkapan SA. Warga penasaran apa benar SA yang dimaksud tetangga kami," kata Kurniawan, warga Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (16/5/2018).

Warga sudah mendengar informasi soal penangkapan SA oleh tim Densus 88 di Malang.

Warga desa Kurniawan menilai selama ini perilaku SA di lingkungan biasa-biasa saja.

Baca: Musnahkan 5.743 Botol Miras, Ramadan Kota Bekasi Zero Miras

Baca: Jokowi Tertarik Bentuk Kembali Komando Operasi Khusus Gabungan untuk Tanggulangi Terorisme

SA sering salat berjemaah di masjid di lingkungan setempat, tapi memang kurang bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Kalau kumpul-kumpul dengan warga sekitar sangat jarang. Setahu saya dia bekerja jualan buku. Saya ketemu dia (SA) sekitar dua pekan lalu," ujar Kurniawan kepada Surya.

Warga lain yang enggan disebutkan namanya, mengatakan keluarga SA memang tertutup.

Baca: Puluhan Warga Geruduk Kantor TPST Bantar Gebang Tuntut Uang Bau

Baca: Ini 3 Alasan Aksi Bom Surabaya Libatkan Perempuan dan Anak-anak

Kelurga SA jarang bergaul dengan tetangga, sementara sang istri pun keluar rumah hanya untuk membeli sayur dan mengantar anaknya ke sekolah.

"Kedua anaknya disekolahkan di luar desa, saya tidak tahu di mana," ucap dia.

Dia mengatakan, istri SA tampak memakai memakai jilbab, tapi belakangan SA memintanya untuk memakai cadar.

"Istrinya disuruh pakai cadar. Kalau tidak mau akan diceraikan. Mereka menikah sudah 10 tahunan," beber Kurniawan. 

SA selama ini tinggal di rumah orangtuanya di RT 003 RW 002 Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Rumah orang tuanya lumayan besar, model bangunan lama, berpagar dengan tembok setinggi sepinggang orang dewasa.

Surya mencoba mendatangi rumah tersebut tapi pintu dan jendela rumah tertutup rapat.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Terduga Teroris Malang, Tetangga di Blitar Ungkap SA Ancam Cerai Istri Kalau Tidak Pakai Ini.

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved