Sabtu, 11 April 2026

4 Bus Hangus Terbakar, Bengkel Reparasi Rugi Rp 1 Miliar

Api yang melalap bengkel reparasi di Jatisampurna ikut melumat 4 bus dan menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 miliar.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Api yang membakar bengkel reparasi di Jatisampurna, Bekasi melumat empat unit bus dan menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 miliar. 

API melalap sebuah bengkel reparasi di Jalan Raya Jatirangga, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Selasa (15/5/2018).

Saefudin, pemilik bengkel reparasi, mengatakan kejadian pukul 11.20, akibat kebakaran sebanyak 4 bus parisiwisata yang tengah diperbaiki ikut hangus terbakar.

Saefudin menyebut akibat kebakaran ini, kerugian di taksir mencapai Rp 1 miliar.

"Bus yang terbakar merupakan pelanggan tetapnya. Rata-rata busnya di atas Rp 250 juta. Kalau ditotalin sampai Rp 1 miliar,"tutur Saefudin, Selasa (15/5/2018).

Saefudin menjelaskan peristiwa kebakaran itu bermula ketika seorang pekerjanya membakar sampah di samping salah satu bus yang tengah diperbaiki. Apesnya, karyawan tersebut meninggalkan begitu saja dengan tidak mengawasi sampah yang tengah dilahap api.

"karyawan saya bakar sampah terus ditinggalkan gitu aja, tak sadar api menjalar cepat ke bodi salah satu bus dan menyambar ke bus lainnya karena angin besar,"ucapnya.

Saefudin mengungkapkan, dirinya langsung menghubungi damkar Jatisampurna setelah mengetahui kebakaran terjadi.

Namun saat menunggu datangnya petugas damkar, api membesar.

Kencangnya tiupan angin membuat api cepat membesar.

Asap tebal dari kobaran api yang melumat empat unit bus membumbung tinggi.

Sembari menunggu petugas damkar, sejumlah warga turut membantu memadamkan api dengan memanfaatkan air selokan.

Warga khawatir api tersebut dapat merembet bangunan sekitar bengkel reparasi.

Komandan pleton damkar Jatisampurna, Edi menjelaskan lamanya pemadaman lantaran api sudah begitu besar dan angin bertiup kencang.

"Petugas memerlukan 75 menit unit bisa memadamkan api. Tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Edi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved