Senin, 8 Juni 2026

Pilpres 2019

Yusril Ihza Mahendra: Dicalonkan Jadi Wakil Gatot Nurmantyo Boleh Juga

Wakil Ketua Umum PPB Ir Edi Wahyudi mengatakan, hasil Mukernas itu menghasilkan tiga rekomendasi.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. 

MUSYAWARAH Kerja Nasional (Mukernas) yang digelar Partai Bulan Bintang (PBB) sejak Jumat (4/5/2018) hingga Minggu (6/5/2018), akhirnya menghasilkan tiga keputusan.

Salah satunya, mendorong Yusril Ihza Mahendra mencalonkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum PPB Ir Edi Wahyudi mengatakan, hasil Mukernas itu menghasilkan tiga rekomendasi.

Baca: Kekosongan Kekuasaan Bisa Terjadi Bila Kotak Kosong Kalahkan Calon Tunggal di Pilpres 2019

"Salah satu rekomendasi itu adalah mendorong Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai calon presiden atau wakil presiden pada pemilu 2019 mendatang," katanya, Minggu (6/5/2018).

Menurutnya, keputusan itu mutlak setelah rakor yang berlangsung selama tiga hari itu, di mana seluruh pengurus mulai dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Wilayah memutuskan kesepakatan itu.

"Keputusan lain yang didapat adalah merekomendasikan pemberhentian kriminalisasi ulama," ucapnya.

Baca: Gandeng Manajernya, Ovi Sovianti Bentuk 2 Ratus

Terkait keputusan itu, Ketua Umum PPB Yusril Ihza Mahendra mengaku akan menjalankan amanat partainya. Ia siap dicalonkan sebagai presiden ataupun wakil presiden dalam Pemilu 2019 mendatang.

"Keputusan partai sudah didapat, ini harus dijalankan sebaik-baiknya dan menjadi amanah," tuturnya.

Ketika ditanya siapa calon yang tepat bersanding dengannya, Yusril menyebut banyak pilihan untuk memutus calon presiden yang selama ini muncul. Ia siap bila disandingkan dengan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Baca: Yusril Ihza Mahendra: 2019 Kesempatan Terakhir Prabowo Subianto Ikut Pilpres

"Kalau dicalonkan untuk menjadi calon wakil dari Pak Gatot boleh juga," cetusnya.

Yang mengejutkan, ketika ditanya apakah Yusril siap bersanding dengan Joko Widodo, mantan Menteri Hukum dan HAM ini juga mengaku siap.

Namun, syaratnya, Jokowi harus menjadi wakilnya bila bersanding dengan dirinya dalam pemilu mendatang.

"Ya Pak Jokowi harus jadi wakil presiden, saya yang calon presidennya," selorohnya sambil tertawa. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved