Kamis, 14 Mei 2026

Semifinal Kompetisi Cyber Security Nasional Born to Protect Loloskan 1000 Peserta

Kompetisi Cyber Security Nasional, tahun ini, diikuti oleh total 8.661 orang peserta dari seluruh Indonesia.

Tayang:
Warta Kota
Eva Noor, CEO PT Xynexis Internasional 

Kompetisi Cyber Security Nasional, tahun ini, diikuti oleh total 8.661 orang peserta dari seluruh Indonesia.

Setelah dilakukan audisi 7 kota dan 3 kota secara online terseleksi 1.000 peserta terbaik dan Minggu kemarin, tahapan semifinal diadakan pada Sabtu, 28 April 2018 secara online di ikuti oleh 1.000 peserta mengadu keahlian hacking secara online.

CTF (Capture The Flag) online di ikuti 1000 peserta bisa dibilang merupakan yang terbesar di Indonesia.

Dari hasil top 100, bisa dibilang bahwa talent sangat hebat-hebat dan sangat mengagetkan bahwa banyak juga dari SMK.

“ Hal ini menandakan bahwa respon dan potensi anak muda Indonesia untuk Cyber security bisa di acungkan jempol. Panitia cukup dibuat kaget karena ada yang berhasil mengumpulkan score cukup banyak dan masih berumur 15 tahun. untuk itu akan di lakukan verifikasi dahulu apa bisa masuk digicamp atau tidak. 100 pemenang ini nantinya akan di training bootcamp di Jakarta selama 2 minggu pada bulan Juli.” kata Eva Noor.

Sebanyak 4 orang mahasiswa Universitas Bina Darma berhasil lolos online kualifikasi Born To Protect putaran kedua.

Para mahasiswa tersebut tergabung dalam UKM Bina Darma Cyber Army dan para asisten lab Cisco Universitas Bina Darma Palembang.

”Target peserta 10.000 orang peserta di 10 kota, 7 kota audisi langsung dan 3 kota dengan sistem online menghasil kan top 100 yang akan masuk pada tahapan digicamp di Jakarta,” ucap Raditya Iriandi, Program Directornya Born to Protect.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved