Senin, 13 April 2026

Hari Buruh

PRT Manfaatkan Hari Buruh untuk Tuntut Upah Layak dan Perlindungan Hukum

Ratusan buruh perempuan mulai memadati patung kuda di depan kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).

WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Ratusan buruh perempuan mulai memadati patung kuda di depan kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018). 

RATUSAN buruh perempuan mulai memadati patung kuda di depan kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).

Perkumpulan dari Pekerja Rumah Tangga (PRT) se-Wilayah DKI Jakarta menggunakan Hari Buruh untuk meminta upah yang layak dan perlindungan hukum yang kuat.

Masing-masing PRT menggunakan baju merah dengan serbet di kepala, serta membawa poster yang bertuliskan berbagai tuntutan, yang mereka minta adalah:

Baca: Belum Satu Jam Berdemonstrasi, Koordinator JALA PRT Nyaris Pingsan Saat Diwawancara Wartawan

'Wujudkan Tempat Kerja yang Aman Bebas Dari Kekerasan'

'Bukan Jamannya Lagi Semena-Mena dengan PRT'

'Majikan bukan Raja ataupun Ratu'

Baca: Buruh Mulai Long March, Sejumlah Ruas Jalan Menuju Medan Merdeka Utara Ditutup

'PRT adalah Pekerja'

'Wujudkan Ruang Laktasi di Tempat Kerja dan Fasilitas Umum'

'PRT Berhak Jamsos'

Baca: Buruh Bersiap Berunjuk Rasa, Lansia Asyik Senam di Monas

'Tubuhku = Milikku Hakku'

'Domestic Work is Not Slavery'

'Stop PHK Buruh Hamil dan Melahirkan'

Baca: Besok 2.500 Buruh Rayakan May Day di GOR Rawa Badak

'Wujudkan Aman dan Bebas Pelecahan'

'Buruh Perempuan Berhak Cuti Hamil'

'PRT Bukan Budak'

Rencananya mereka berjalan menuju Istana Negara sekitar pukul 10.00 WIB, dan melanjutkan aksi ke Istora Senayan pada pukul 13.00 WIB. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved