Selasa, 7 April 2026

Polisi akan Tindak Tegas Sweeping Buruh di Bekasi

Polrestros melarang keras buruh melakukan sweeping terhadap rekannya yang bekerja untuk ikut demo Hari Buruh. Sweeping akan ditindak tegas.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
LUSTRASI - Puluhan ribu buruh dari berbagai kalangan berjalan kaki memperingati hari buruh internasional atau Mayday di Kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (1/5). Para buruh yang tergabung KSPSI, KSBI, KSPI, FSB TSK, FSBI,GSPMII,OPSI,FSP LEM DAN SPIN rencananya akan berjalan menuju Istana Merdeka dan berorasi menuntut hak-haknya. 

WARTAKOTA, BEKASI-Kapolres Metro Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengklaim, perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di wilayahnya berjalan aman, tertib, dan kondusif.

"Untuk peringatan May Day di wilayah Kota Bekasi sampai saat ini berjalan kondusif," kata Indarto, Minggu (29/4/2018).

Indarto menghimbau, pada May Day nanti kepada para buruh jangan memaksa rekan buruh lainnya atau sweeping rekannya yang tidak mau demo.

"Mari kita rayakan hari buruh dengan gembira mangkanya kita adakan bergama kegiatan sebagai penghormatan kepada buruh, tapi ada satu hal yang tidak boleh dilakukan, dan itu pasti kita tindak, jadi saya sekali lagi mengingatkan mari kita rayakan hari buruh dengan baik,"tuturnya.

Namun, Indarto optimis pada perayaan May Day nanti tidak ada aksi sweeping yang dilakukan para buruh.

"Ya mudah-mudahan tidak ada, karena ini kan semua libur, cuma memang ada beberapa pabrik yang memang tidak bisa ditinggal, itu ada tapi sedikit. Sekali lagi jangan melanggar aturan salah satunya adalah memaksa rekan yang tidak mau demo jangan dipaksa demo dengan di sweeping, kalau ada pasti saya tidak tegas,"paparnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved