Senin, 8 Juni 2026

Pak Ogah di Pademangan Dianiaya Pengendara Mobil Pakai Gagang Senjata Api

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pak ogah itu dianiaya menggunakan gagang senjata api (senpi), setelah terlibat adu mulut.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Yaso dianiaya pengendara mobil bernama Chandra, di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018) malam. 

YASO dianiaya pengendara mobil bernama Chandra, di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018) malam.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pak ogah itu dianiaya menggunakan gagang senjata api (senpi), setelah terlibat adu mulut.

Yaso menceritakan, kejadian bermula saat Chandra yang mengendarai mobil bernopol B 1459 BJP memutar arah menuju kawasan Ancol. Tiba-tiba, ia menyerempetkan mobil yang dikendarainya ke arah Yaso.

Baca: Pergub 18/2018 Terbit, Sandiaga Uno: Begitu Ditulis di Media Massa, Pemprov Cepat Bergerak

“Saya langsung refleks teriakin tuh orang (Chandra) di tengah jalan,” kata Yaso di Pos Polisi Satuan Lalu Lintas Bintang Mas, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018).

Mendengar teriakan kasar korban, pelaku geram dan langsung keluar dari dalam mobil. Chandra memukul Yaso menggunakan gagang senpi yang dikeluarkan dari dalam mobil.

“Dia langsung pukul saya pakai senpi. Untung semua teman-teman dan bapak saya langsung menolong,” ungkapnya.

Baca: Vicky Prasetyo Bakal Kasih Nama Gladiator Boy Jika Dapat Anak Laki-laki

Tidak berapa lama setelah memukul korban, Chandra langsung tancap gas ke arah Ancol. Dalam usaha pelariannya karena panik dikejar pengendara sepeda motor, mobil yang dikendarainya pun menabrak mobil lain bernopol B 2210 BZH.

“Pengendara tersebut langsung dibawa ke Pos Polisi Lalu Lintas (Lantas) Bintang Mas. Tapi dia tidak mengaku memiliki senjata api,” ucap salah satu anggota kepolisian Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

Aparat kepolisian lalu mengamankan keduanya bersama saksi ke Mapolsek Pademangan. Keduanya bersikukuh saling menyalahkan satu sama lain atas kejadian tersebut. Akibat pemukulan tersebut, kepala Yaso luka dan mendapatkan delapan jahitan. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved